Kepolisian tengah mendalami kasus perampokan toko emas menggunakan bom rakitan di Magetan, Jawa Timur.

"Kasus ini masih kami tangani dan kembangkan," ujar Kapolres Magetan AKBP Muhammad Rifai kepada wartawan, seperti dikutip dari Antara, Minggu (25/8).

Kapolres mengungkapkan, tersangka YT (41) merupakan residivis pelaku penusukan terhadap Mantan Bupati Madiun Muhtarom pada 2009 silam.

Saat menggeledah rumah YT di Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, polisi mengamankan barang bukti antara lain, 2 buah kaleng diduga bom rakitan, 1 buah sangkur, 1 buah pistol mainan, 1 buku baitul mal, 2 kotak peluru senapan angin kaliber 4,5 mm, dan 2 buah petasan.

Selain itu, polisi juga menyita 1 batang besi sepanjang 50 cm, 2 kotak korek api kayu, 2 buah baterai, 1 buah borgol, 1 lembar kertas tulisan cara merakit bom, dan 1 buah dompet.

 

Aksi perampokan Toko Emas Dewi Sri di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, Magetan, Sabtu (24/8) membuat geger warga. Pelaku beraksi menggunakan pistol, belati, dan bom rakitan.

Awalnya pelaku mendatangi toko emas dengan cara melompati etalase menuju tempat kasir. Pelaku kemudian mengancam korban menggunakan senjata tajam.

Pelaku berhasil membawa perhiasan berupa gelang, cincin, dan kalung. Namun saat pelaku hendak melarikan diri massa berhasil menghentikan pelaku.

Video pelaku saat tertangkap massa ini beredar luas di masyarakat melalui whatsapp.


 

youtube.com/PiscokPilems