Demo mahasiswa terjadi dua hari ini di berbagai daerah. Beragam cerita bermunculan dari aksi turun ke jalan mahasiswa.

Mulai dari poster-poster lucu yang dibawa mahasiswa hingga dukungan dari keluarga.

Di twitter, akun @okawijaya menulis tentang dukungan terhadap anaknya untuk berdemo.

“Baru saja anakku yang di FT UII telpon. Pap, bilang ke mama, Iyo ikut aksi #GejayanBergerak. Papa, oke kan? Kujawab, depan barisan ya Kak, dan jangan lari duluan, anak laki bocor bengep itu biasa! Gih sana kembali ke barisan dan ekspresikan dirimu,” tulis Oka.

Cuitan itu mendapat tanggapan positif. Dibagikan hingga lebih dari 6.500 kali dan disukai sampai 17 ribu akun.

 

Psikolog Dian Sudiono mengatakan dukungan orang tua terhadap anak soal aksi demonstrasi tak selalu sama. Bahkan, ayah dan ibu bisa saja berbeda.

“Ibu melarang biasanya karena memikirkan keselamatan anaknya. Karena demo, maka bayangan ibu yang muncul soal rusuh, baku hantam dan kekerasan,” jelasnya, Selasa (24/9).

Dian menyarankan para orang tua untuk mengintensifkan diskusi dengan anak tentang berbagai hal yang terjadi sekarang ini.


 

youtube.com/PiscokPilems