Senin, 17 Juni 2024

ASN di Gugus Tugas yang Terkena Covid-19, Ini Katanya: Terima Kasih Dukungan Semangatnya..

Magetan – Bagaimana rasanya melakukan isolasi mandiri akibat terkonfirmasi Covid-19? Seperti yang dilakukan salah seorang ASN yang bertugas di Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Pria dengan inisial FYS ini untuk 14 hari ke depan menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Wilayah kekuasaan saya hanya di teras rumah dan halaman belakang. Selebihnya saya sangat membatasi diri agar tidak berkontak erat dengan siapapun saat isolasi mandiri,” ujar FYS kepada www.magetankita.com, Senin (6/7/2020) lewat WhatsApp.

Anggota Gugus Tugas ini terpapar Covid-19 setelah melalui tes Swab yang dinyatakan positif. Sebelumnya, FYS juga sudah di-rapid test dan hasilnya negatif. Namun, lantaran sering bersinggungan dengan pasien positif yang juga staf di Gugus Tugas maka ia sadar dan menjalani tes Swab.

Menurut pria yang akrab dengan wartawan tersebut, saat isolasi mandiri di rumah, semua keluarga yang berada di dalam rumah harus mengenakan masker. Termasuk, menghindari kontak erat atau kontak dengan keluarga terlebih dulu.

“Yang utama bagi saya karena positif Covid-19, kalau istri memberikan makanan dan minuman menggunakan bahan yang habis pakai, jadi sekali buang,” terang FYS.

Dikatakannya, untuk kamar mandi boleh jadi satu. Tapi, diusahakan alat mandi dipisahkan dan hindari sesering mungkin pegang benda di rumah.

“Sebisa mungkin kita menghindari untuk pegang mulut, hidung, mata, dan sesering mungkin cuci tangan pakai sabun atau handsanitizer. Dan berperilaku hidup bersih dan sehat,” papar dia.

Secara mental, dia mengaku sudah sangat siap. Meskipun dirinya sudah berhati-hati dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Apalagi, dia dan tim Gugus Tugas acapkali keluar masuk daerah zona merah Corona.

“Kalau saya pribadi dari awal sudah sangat siap. Ini resiko pekerjaan demi masyarakat. Saat ini, saya patuh dengan anjuran dokter terkait SOP isolasi mandiri,” terang dia.

Dia menekankan bahwa dirinya itu orang tanpa gejala (OTG). Sebab, dirinya sehat namun hasil tes Swab mengatakan ia positif Covid-19.

Ia mengakui dukungan dari keluarga maupun kawan-kawan terus mengalir. Baik lewat aplikasi WhatsApp maupun medsos Facebook. Kata dia, untuk dipahami bahwa penyakit ini bukan sebuah aib. Karena yang terpapar Covid-19 ini bisa sembuh dan tak perlu dijauhi.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan atau support moral dari keluarga, tetangga dan semua sahabat. Karena itu, mari kita patuhi protokol kesehatan dari pemerintah,” ujarnya. (ar/mk)

Berita Terkait

Hot this week

Jalin Sinergi, Pers dan Humas Polres Magetan Kunjungi Polda Jatim

Magetan - Perwakilan organisasi pers dan perusahaan pers di...

Direktur TWC Dikabarkan Maju Pilkada Magetan, Berikut Penjelasannya

Magetan – Setelah ada stagnasi perpolitikan pascapendaftaran cabup/cawabup, muncul...

Mas Manto, ‘Ngetrail’, dan Olahraga di Magetan

Magetan – Olahraga, seperti tak pernah lepas dari aktivitas...

Pakar Komunikasi Politik: Kalangan Birokrat Punya Kans Besar di Pilkada Magetan

Magetan – Kalangan birokrat punya kans besar di Pilkada...

Menanti Kejutan “Wong Pusat”

GEMA pemilihan kepala daerah di Magetan seolah mulai mengalami...

Berita Terbaru

Gangguan Rem, Bus Mercy Laka Tunggal di Plaosan

Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Cemorosewu-Plaosan,...

Direktur TWC Dikabarkan Maju Pilkada Magetan, Berikut Penjelasannya

Magetan – Setelah ada stagnasi perpolitikan pascapendaftaran cabup/cawabup, muncul...

Jelang Idul Adha di Magetan, Seribu Siswa Ikuti Manasik Haji yang Digelar KKMI Karas

Magetan – Menjelang Hari Raya Idul Adha, menjadi momentum...

Popular Categories