BerandaPilkada MagetanBerbalas Pantun, Kang Suyat: Wani Tok Memang Gak Cukup, tapi Itu Modal...

Berbalas Pantun, Kang Suyat: Wani Tok Memang Gak Cukup, tapi Itu Modal Kuat Mewujudkan Kesejahteraan Warga Magetan

Magetan – Anggota DPRD Jawa Timur, Suyatni Priasmoro, menjadi orang pertama yang menebar poster besar di hampir semua penjuru kota Magetan.

Poster itu dipasang sejak sebelum lebaran lalu. Banyak kalangan menduga Suyatni yang akrab dipanggil Kang Suyat, bakal maju dalam kontestasi Pilkada Magetan November mendatang.

“Masih kurang banyak itu. Nanti akan ditambah lebih banyak lagi posternya. Sampai Agustus saya akan melakukan banyak hal untuk mengenalkan diri ke masyarakat, mulai dari yang konvensial hingga cara milenial,” kata Kang Suyat saat dihubungi magetankita.com, Sabtu (20/4/2024).

Kang Suyat mengaku memasang poster dan baliho untuk mengenalkan diri pada partai dan warga Magetan.

“Istilahnya saya cek sound. Mungkin masih ada yang mengingat saya, tapi mungkin juga sudah ada yang lupa siapa Kang Suyat. Cek Sound ini bagian dari perencanaan untuk maju pilkada,” ungkapnya.

Dari hampir dua minggu terpasang, Kang Suyat rupanya mendengar perbincangan publik terkait posternya.

“Wani tok memang gak cukup, tapi berani menjadi modal yang paling penting. Pemimpin itu yang dipercaya omogannya, janjinya. Pemimpin berjanji akan melakukan banyak program ini itu, dan pemimpin yang berani akan mewujudkannya. Baik tok juga tidak cukup. Pemimpin itu harus bertanggung jawab,” jelasnya seoah berbalas pantun dengan perbincangan publik soal tagline “wani thok” dalam posternya.

Suyat mengatakan pemimpin yang berani itu harus keluar dari zona nyaman, out the box. Pemimpin yang berani itu harus mendengar dan korektif dengan mendengar, mengevaluasi yang keliru dan meneruskan yang sudah baik.

“Yang paling mendasar itu apa yang kita pikirkan belum tentu sesuai dengan yang dibutuhkan Masyarakat. Siapapun pemimpin Magetan ke depan harus mau mendengarkan kebutuhan rakyat kemudian mengimplemetasikannya dalam kebijakan. Semua harus sesuai dengan nadi rakyat. Kalau yang dibutuhkan irigasi, ya mal nanti dulu, ibaratnya begitu,” pungkasnya. (rud/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kadis TPHP Magetan Terima Penghargaan Nasional sebagai Tokoh Penggerak Dukungan Irigasi 2026

Magetan – Ini menjadi kenangan manis di akhir masa jabatan Kepala Dinas (Tanaman Pangan,...

Cari Keadilan, Keluarga Almarhum Serda Ahmad Muzammil Tunjuk Pengacara dari AS Law Firm dan LBH No Viral No Justice Magetan

Magetan – Keluarga almarhum Ahmad Muzammil Farisa menunjuk Tim Advokat dan Penasehat Hukum dari...

‘Tumbuh, Berkarya, dan Berbagi’ di HUT ke-39 IPPAT, Pengda Magetan Gelar Bagi Sembako hingga Diskusi Program Perintis

Magetan – Raut bahagia terpancar dari seratusan orang yang mendapatkan bingkisan dari para Pejabat...
spot_img

Artikel Terkait