Peristiwa

BPRS Magetan Bedah Rumah Empat Bersaudara Yatim Piatu

Magetan – Empat remaja yatim piatu ini, tak menyangka rumah kediaman peninggalan almarhum kedua orang tuanya bisa kembali layak huni.

Sebelumnya, rumah mereka di Desa Tamanan, Kec. Sukomoro, Kab. Magetan itu, jauh dari kata layak huni. Atap gentingnya banyak yang bocor. Tiang penyangganya miring. Temboknya pendek.

“Alhamdulillah, kami senang. Rumah kami tidak lagi bocor gentingnya. Lantai juga diplester,” ujar Bagus Suprihadi, putra kedua dari empat bersaudara anak almarhum Sarimin, Selasa (7/6/2022).

Bagi empat saudara ini, rasanya seperti mimpi membangun rumah peninggalan ortu mereka. Sebab, Bagus hanya kerja serabutan. Sedang kakaknya, Nur Apriyani bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Lalu saudara nomor tiga yang lulusan SD, Alif Supriyanto, belum bekerja. Dan, si ragil Baida Febrianti masih meneruskan di jenjang pendidikan di MAN.

“Tapi, kami tidak boleh mengeluh. Saya dan mbak harus sehat dan bekerja. Semua untuk hidup kami berempat. Juga untuk sekolah adik,” ungkap Bagus yang berusia 23 tahun ini.

Kepada mereka berempat, Bupati Suprawoto berpesan bahwa setiap manusia pasti mempunyai cobaan dalam menjalani roda kehidupan. Maka, teruslah berbuat baik karena suatu saat kita akan memanen. “Jangan lelah untuk berbuat baik,” ucap bupati, Selasa (7/6/2022).

Bupati mengunjungi keluarga yatim piatu ini bersamaan penyerahan rumah RTLH yang dibangun melalui CSR BPR Syariah (Perosda) Pemkab Magetan. Dan didukung juga oleh Komunitas Omah Kopen, donatur dan gotong royong warga. Program rehab RTLH ini juga disupport oleh Dinas Permukiman Pemkab Magetan.

Di Desa Tamanan, ada tiga rumah yang direhab. Yakni, rumah keluarga Nur Apriyani, rumah Suparjo, dan Moh. Molik.

Kepala Desa Tamanan, Hariyono mengucapkan terima kasih kepada Bupati Suprawoto. Juga BPRS, donatur, komunitas Omah Kopen juga warga sekitar.

“Di Tamanan ini, iklim gotong royong masih kental. Baik sumbangsih berupa tenaga maupun material. Termasuk saat merehab rumah keluarga Nur Apriyani yang yatim piatu ini dan dua rumah lainnya,” ujar Hariyono. (mif/mk)

Print Friendly, PDF & Email

Add Comment

Click here to post a comment