Jumat, 14 Juni 2024

Bu Jit yang ‘Dimodali’ Presiden, Digusur Pemkab

Magetan – Tiga tahun lalu, 1 Februari 2019, Sujitmiati menjadi salah satu orang yang beruntung karena bisa berbicara langsung dengan orang nomor satu, Presiden Joko Widodo.

Ketika itu, Presiden melakukan kunjungan kerja ke Magetan. Di lapangan Cepoko, Presiden berdialog langsung dengan pedagang, salah satunya Sujitmiati.

“Panggilannya siapa?” tanya Presiden.

“Bu, Jit,” jawab Sujitmiati.

“Produknya nopo, Sadeyan nopo, Njenengan?” tanya Presiden kembali.

“Warung kopi, Jualan kopi,” kata Bu Jit.

Dengan gayanya yang khas Presiden mengatakan usaha Bu Jit sama dengan anaknya, jualan kopi. “Nggih, sama,” sahut Bu Jit yang disambut tawa hadirin.

“Bersaing ini, bersaing,” kata Presiden sembari tersenyum.

Presiden lalu menanyakan jam operasional jualan Bu Jit. “Jam 6 pagi sampai jam 9 malam. Lalu, suami saya meneruskan sampai pagi,” kata Bu Jit.

Mendengar jawaban itu, Presiden ikut senang dan memuji usaha keras Sujitmiati berjualan kopi.

Dalam acara itu, Presiden menyerahkan langsung ke Bu Jit bantuan permodalan dari BUMN Permodalan Nasional Madani Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar). Program ini merupakan layanan permodalan berbasis kelompok yang diperuntukan bagi perempuan prasejahtera pelaku usaha mikro, baik yang akan membuka usaha atau yang sudah berjalan.

Sujitmiati juga diberi kenang-kenangan foto dengan Presiden yang disampul coklat bertuliskan Istana Presiden.

Presiden berpesan agar bantuan permodalan tidak digunakan untuk belanja bedak dan keperluan kecantikan lain. Tapi, untuk usaha.

Tiga tahun kemudian, Sujitmiati tak menyangka bakal terusir dari tempatnya mencari nafkah. Sujitmiati diusir dari tempat jualannya di depan balai pertemuan yang kini berubah menjadi Rumah Promosi Sentra IKM Kulit. Bangunan milik Disperindag itu ada di jalan Diponegoro.

Sujitmiati yang telah berjualan selama 36 tahun itu, juga tak diberi alternatif pengganti tempatnya berjualan.

“Ya nganggur saat ini, tidak ada pemasukan buat bayar anak sekolah dan angsuran. Sumber lain juga nggak ada punya. Saya mohon untuk dikasih tempat berjualan di mana saja,” kata Sujitmiati di rumahnya, Rabu (23/02/2022).

Bak rollercoaster, dulu ‘dimodali’ Presiden, kini digusur pemkab. (far/mk)

Berita Terkait

Hot this week

Mas Manto, ‘Ngetrail’, dan Olahraga di Magetan

Magetan – Olahraga, seperti tak pernah lepas dari aktivitas...

BPBD Jatim Bentuk 3 Destana di Magetan, Salah Satunya Desa Janggan

Magetan – Sebanyak tiga desa di Kabupaten Magetan menjadi...

Jalin Sinergi, Pers dan Humas Polres Magetan Kunjungi Polda Jatim

Magetan - Perwakilan organisasi pers dan perusahaan pers di...

Jadi yang Pertama di Magetan, Kelurahan Selosari Mulai Buka Sekolah Orang Tua Hebat Tahap II

Magetan – Kelurahan Selosari Kecamatan Magetan menjadi yang pertama...

Tak Mau Spekulasi Soal Rekom, Ketua PDIP Magetan Sujatno: Optimistis, Maju Terus

Magetan – Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Sujatno tak...

Berita Terbaru

Komisioner KPU Magetan Periode 2024-2029 Diumumkan, Berikut Lima Namanya

Magetan - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI hari ini...

Atasi Persoalan Bawang Merah di Sidomukti, DTPHP Magetan Bantu Kembalikan Unsur Tanah Rusak yang Jadi Sebab

Magetan - Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan  Perkebunan (DTPHP)...

Pemkab Magetan Bentuk TRC Penanggulangan Bencana Multisektor

Magetan - Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana (PB)...

Popular Categories