Kembang Mekar

Bupati: Mari Kejar Ketertinggalan, agar Magetan Membanggakan

Magetan – Cuaca Magetan pada Sabtu (23/7/2022) malam cukup dingin. Di seputaran Pasar Baru, suhunya 22 derajat Celcius. Dingin terasa makin menusuk karena hembusan angin.

Cuaca ini tak menyurutkan sebagian warga Magetan untuk melihat acara musik di Pelataran Pasar Baru. Acara musik Kopikir yang digelar rutin saban Sabtu malam. Sebagian besar datang menggunakan jaket untuk menahan dingin.

Menurut BMKG, cuaca dingin ini karena puncak musim kemarau. Katanya, terjadi penurunan suhu dampak dari kandungan uap air yang sedikit di atmosfer.

Sekitar 17 Kilometer dari Pasar Baru, di Desa Janggan, Kecamatan Poncol, Bupati Magetan Suprawoto menghadiri acara Festival Janggan Tempo Doeloe. Acara unik yang menghadirkan serba jadul. Barang antik, makanan zaman dulu, hingga musiknya keroncong.

Pasti di Desa Janggan hawanya lebih dingin dari Pasar Baru.

Sekitar pukul 21.00, Pak Bupati sampai di Pasar Baru. Dia menjadi narasumber dalam dialog yang digelar Karang Taruna Kabupaten Magetan. Acara resmi keempat, dalam sehari itu.

“Dua tahun ini, kita terbelengggu. Saya mohon maaf pada masyarakat Magetan. Baru jadi bupati eh, ada Covid-19. Sekarang kita gas. Saya ajak semua elemen untuk kerja keras. Mari kita kejar ketertinggalan, agar Magetan tidak kalah dengan daerah lain,” kata Suprawoto.

Malam itu, Pak Bupati seperti kebanyakan anak muda yang sebelumnya asyik menonton hiburan live music. Berapi-api, tidak kelihatan lelah dan kedinginan.

Kesempatan bertemu kelompok anak di acara musik itu, Pak Bupati bertekad membuat Magetan terdepan.

“Kita bangun sirkuit balap di Parang, rumah sakit dan SMK di Lembeyan, supaya merata. Pada anggaran perubahan nanti, saya juga akan perbaiki semua jalan yang rusak. Supaya Magetan ini membanggakan,” jelasnya.

Acara dialog dijeda untuk kembali ke acara musik. Band memainkan lagunya Koes Plus, Andaikan Kau Datang. Lagu yang juga pernah dipopulerkan Ruth Sahanaya dan NOAH.

Usai refrein pertama, Pak Bupati terlihat sibuk mencari sesuatu di dalam handphone-nya. Tak lama, dia telah menemukan yang dicari. Dia ikut bernyanyi.

Andaikan kau datang kemari

Jawaban apa yang ‘kan kuberi

Adakah jalan yang kautemui

Untuk kita kembali lagi

Penampilan Pak Bupati cukup menghangatkan suasana di cuaca dingin. Banyak yang mengambil foto dan video. Hampir pukul 22.30, acara dialog dan musik berakhir. Pak Bupati balik di lagu terakhir. Sedang, angin makin kencang dan cuaca makin dingin. (far/mk)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Add Comment

Click here to post a comment