Jumat, 13 Februari 2026

Bupati Menangis Saat Anaknya Minta Izin Jadi Relawan Covid-19

Magetan – Bangsa Indonesia membutuhkan uluran tanganmu. Itulah pesan Bupati Magetan Suprawoto kepada putrinya, dr. Melati Arum Satiti MSc saat mohon izin pamit mengabdi sebagai relawan untuk merawat anak-anak yang terpapar virus Covid-19.

Dokter Melati adalah putri sulung buah hati Suprawoto dan Titik Sudarti. Melati merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Ia juga lulusan master kesehatan di Twente University Belanda. Melati juga mengambil Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anak pada FKUI.

“Baru saja anak pertama saya mohon izin untuk menjadi dokter relawan merawat anak-anak yang terpapar virus Covid-19 atau virus Corona,” aku bupati.

Di tengah kondisi yang demikian ini, Suprawoto galau. Namun, mengingat kepentingan dan tanggung jawab yang besar kepada negara, bupati mengizinkan putrinya, Melati meneruskan niatnya tersebut.

Sebagai manusia biasa, lumrah jika Suprawoto menangis. Apalagi di sini, di Magetan, tengah berjuang keras bersama masyarakat melawan virus Corona.

“Dengan berlinang air mata, saya katakan bapak merestui dan bekerjalah dengan hati,” kata bapaknya orang Magetan itu.

Menurut dia, tenaga putrinya, Melati, sebagai dokter spesialis anak sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti saat ini. Meskipun sebagai bapak, dirinya dan istri serta suami Melati memahami risiko sebagai pejuang kesehatan di garda terdepan penanganan virus Covid-19 ini.

“Selamat bekerja tenaga kesehatan Indonesia, bangsa ini membutuhkan uluran tanganmu,” pesan Suprawoto kepada Melati, putri pertamanya. (ar/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Hot this week

spot_img

Popular Categories

spot_img