Cah Magetan Pecahkan Rekor Asia

Magetan – Tidak hanya dunia balap motor, Magetan juga memiliki talenta muda dengan prestasi internasional. Namanya Maulana Rifky Yavianda, atlet renang yang memecahkan rekor Asia. 

Rifky, sapaan akrabnya, pada 17-20 Juni 2021 lalu, tampil dalam Kejuaraan “Internationale Deutsche Meisterchaften Im Para Schwimmen-IDM” di Berlin, Jerman.

“Alhamdulillah, saat di Jerman itu, saya bisa memecahkan rekor Asia dan meraih medali perak di nomor spesialis saya,” kata pemuda kelahiran Oktober 2020 ini. 

Rifky, 19 tahun, mencatatkan waktu mecahkan rekor Asia untuk gaya 50 meter bebas. Catatan waktunya di Jerman adalah 24,76 detik. Sedang rekor Asia yang dipecahkan tercatat 25,63 detik.

“Tidak nyangka juga tapi semua itu berkat disiplin berlatih. Karena kejuaraan di Jerman itu, saingannya dari berbagai negara,” ujar perenang yang tergabung klub renang Petrokimia Gresik tersebut. 

Putra pasangan Djagus Djoko Purnomo dan Pipit Novitaini tersebut, juga tergabung di kontingen Para Games Indonesia. Rifky adalah disabilitas pada mata karena minus yang tebal. 

Namun, kondisinya itu, tak membuat patah arang untuk mengukir prestasi buat tanah kelahirannya, Magetan dan bangsa Indonesia. 

Di Magetan, Rifky tinggal bersama ortunya di Jl. Manggis No. 22. Lantaran menimba ilmu renang di klub Petrokimia Gresik, dia menamatkan SMA di kota pudak dengan sistem home schooling. 

Cita-citanya, Rifky ingin menjadi manusia yang bermanfaat bagi semua orang. Kepada generasi muda Magetan, ia berpesan agar patuh sama orang tua meskipun nasihatnya terkadang berlawanan dengan harapan serta keinginannya. 

“Siapa tahu jalan kita ada di sana. Yang penting ikhlas, semangat, juga disiplin dalam hal apapun, termasuk disiplin berlatih,” pesan Rifky. 

Hidup dan jauh dari orang tua dan Magetan, Rifky mengaku terkadang kangen dengan suasana kota di lereng timur Gunung Lawu tersebut. 

“Di Magetan itu suasananya tenang, tidak seramai kota besar. Tapi perjalanan saya masih panjang, dan mimpi itu ingin saya wujudkan lewat prestasi karena itu akan membuka masa depan saya,” terang dia. (ant/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Hot this week

Belajar dari Kasus Pokir, Ketua Partai Gelora Magetan Ingatkan Tupoksi Anggota Dewan

Magetan – Kasus dugaan korupsi dana pokir yang menimpa...

Tak Ketinggalan, ASN di Lingkup Pemerintah Kecamatan Takeran Gelar Aksi Beli Telur Peternak Magetan

Takeran - Gerakan ASN membeli telur dari peternak lokal...

Bangunan di Saluran Tambran Dua Magetan Mulai Ditertibkan, BBWS Solo Kirim Surat Teguran Pertama

Magetan – Bangunan di atas drainase Tambran, mulai ditertibkan....

Kapan Pengacara Bisa Melakukan Pendampingan di Perkara Pidana?

PERTANYAAN di atas sering menjadi pertanyaan masyarakat umum ketika...

Terbaru

Popular Categories