Breaking news:

Didatangi Satpol PP, Usaha Tutup dan Meja Biliar Dijual, Jadi Motivasi

Magetan – Parasnya cantik. Prestasinya pun ciamik. Nama gadis asal Jl Kresno, Magetan itu, Adis Amelia Hermawati.

Adis, sapaannya, menyumbang medali emas untuk kontingen Magetan di cabang olahraga biliar. Porprov VII Jawa Timur 2022 adalah penampilan perdananya dalam kejuaraan resmi. Porprov kali ini sekaligus yang terakhir.

“Tapi, saya belum akan gantung stik. Mungkin saya akan mencoba biliar profesional. Semoga nanti bisa dipanggil membela Jawa Timur di PON,” ungkap Adis yang kini kuliah di Univ. Muhammadiyah Surakarta ini.

Adis mengaku bangga bisa meraih medali emas untuk Magetan. Sebab, ia tahu, prestasi tersebut akan menjadi salah satu jalan masa depannya.

“Bangga banget karena yang menyumbang emas bisa dihitung jari,” ungkap Adis yang menerima bonus Rp 30 juta dari nomor ganda mix itu.

Sebelum terjun di Porprov, dara ini sempat vakum dari stik dan meja biliar. Kemudian, aktif kembali begitu POBSI Magetan lahir. Dia mengikuti beberapa kejuaraan regional dan try out.

Adis menceritakan zaman ia masih SMP, ketika di rumahnya ada persewaan meja biliar. Sempat didatangi Satpol PP. Beberapa tahun kemudian, usaha itu tutup dan meja biliar dijual.

Dari situlah, ia termotivasi. Adis mulai berlatih dan berlatih. Namun, dia belum aktif mengikuti kejuaraan. Masih berasa senang saja dengan permainan bola sodok tersebut. Akhirnya, setelah berlatih di bawah bimbingan pelatih dari POBSI Magetan, Adis bisa merasakan podiun juara di pesta olahraga Jatim.

“Kepada generasi muda Magetan, biliar bukan tentang hal-hal yang negatif. Tapi lewat biliar kita bisa berprestasi. Asal kita fokus dan tekun latihan. Insha Allah prestasi itu bisa kita genggam,” ujar Adis memotivasi. (mif/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Berita Terkait