Wisata & Kuliner

Digelar Tertutup, Labuh Sarangan Tak Bangkitkan Ekonomi

Magetan – Labuh Sarangan pada Jumat (18/03/2022), kurang bisa membangkitkan perekonomian masyarakat. Masalahnya, tahun ini, digelar secara tertutup. Tidak terbuka untuk wisatawan sebagaimana sebelum masa pandemi Covid-19.

Padahal, di tahun 2022 ini, Bupati Suprawoto mencanangkan tagline “Magetan Bangkit dan Magetan Tumbuh” melalui 174 event.

Menurut Wakil Bupati Nanik Endang Rusminiarti, Labuh Sarangan di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kec. Plaosan, memang disederhanakan. Hanya sehari saja. Atau selama 24 jam.

“Ini pun tertutup hanya untuk masyarakat hanya untuk Kelurahan Sarangan. Kita juga menutup dari kunjungan wisatawan,” kata wabup yang hadir dalam Labuh Sarangan.

Biasanya Labuh Sarangan ada event besar yang dikreasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Harapannya bisa mendongkrak perekonomian warga dari tingkat kunjungan wisatawan. Juga menambah pendapatan asli daerah (PAD).

Dikatakan wabup, Labuh Sarangan diselenggarakan tertutup sebab pertimbangannya bukan melulu soal PAD dari ikon wisata Magetan. Akan tetapi, kesehatan masyarakat juga lebih utama karena masih pandemi.

“Saya yakin bahwa warga Sarangan memahami. Maka diputuskan Labuh Sarangan tahun digelar tertutup. Tanpa mengurangi makna sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rejeki yang melimpah dari bumi Sarangan,” kata Wabup. (ant/mk)

Print Friendly, PDF & Email

Add Comment

Click here to post a comment