Peristiwa

Firasat Kepergian Ihsan, Aremania Magetan yang Jadi Korban Insiden Kanjuruhan

Magetan – Firasat kepergian Munif Latiful Ihsan (18), Aremania Magetan, dirasakan keluarga. Munif Ihsan merupakan salah satu korban meninggal dunia dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, usai pertandingan Arema vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022).

Anak pasangan Mujiono, dan Ely Setyowati, warga Desa Mojopurno, Ngariboyo itu seperti memberikan ‘tanda’ pada orang tuanya. Ihsan berpesan pada Ayahnya, untuk merawat sepeda motornya, Yamaha Fiz-R.

Karena pesan itu, tak lama setelah Ihsan berangkat bersama rombongan Aremania Magetan ke Malang, Sabtu (1/1/0/2022) sore, Ayah Ihsan membawa motor Fiz-R itu ke bengkel langganan di desa setempat.

“Pesene Ihsan, kudu ngeramut motore (Ihsan berpesan agar motornya dirawat),” kata Mujiono, seperti dikatakan Pakdenya Ihsan, Taufik Asrul Hermawan, Minggu (02/10/2022).

Taufik adalah orang yang mengenalkan dunia sepak bola dan Aremania ke Ihsan. Sebelum ke Malang, dia bareng Ihsan nonton Arema di Bali.

“Belum lama. Saya ajak Ihsan ke Stadion ya sewaktu Piala Presiden 2022,” ungkapnya.

Atmosfer di stadion itu membuat Ihsan menyukai sepak bola dan Aremania. Sejak itu, dia hampir tak pernah melewatkan pertandingan Aremania.

Taufik bercerita biasanya Ihsan selalu ngomong kalau mau nonton bola. Sewaktu akan menonton Arema vs Persebaya, di Malang, dia tidak cerita. Dia tahu kalau Ihsan akan berangkat ke Malang dari temannya, Faqih, dan Fahmi.

“Saya kemudian berpesan hati-hati karena ini ada mitos 23. Persebaya itu tidak pernah menang dalam 23 tahun di Malang,” katanya.

Taufik mengenang keponakannya sebagai pribadi yang ramah dan supel. “Grapyak, istilah orang Jawa.”

Keramahan dan mudahnya Ihsan bergaul dirasakan penjual sayur keliling, Surati.

“Saya kalau lewat rumahnya Ihsan, selalu dipijeti. Mbah kesel opo ra, katanya. Ihsan anak yang baik,” kata Surati.

Ihsan ikut rombongan Aremania Magetan menonton langsung pertandingan Arema vs persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/1/2022).

Kerusuhan meletus usai pertandingan yang dimenangkan Persebaya denganskor 2-3 itu. Jumlah korban meninggal hingga Minggu (02/10/2022) siang mencapai 130 orang. Ihsan, salah satunya. (far/mk)

 

Print Friendly, PDF & Email

Add Comment

Click here to post a comment