Harap Senang, Ada Ujian SMK Magetan 1 YKP

Magetan – Ujian di SMK Magetan 1 YKP, unik. Ujian tak melulu menegangkan. Ujian menjadi hal yang menyenangkan seperti tujuan kurikulum merdeka, menjadikan sekolah menyenangkan.

Tak heran, ujian di SMK Magetan 1 YKP, slogannya Harap Senang, Ada Ujian!

SMK Magetan 1 YKP punya program asesmen yang tak hanya melibatkan guru tapi juga sejumlah instansi pemerintah. Tidak hanya ujian tulis atau ujian komputer yang seperti biasa dilaksanakan, melainkan dengan mengambil unsur Project Based Learning.

Seperti kegiatan asesmen pembelajaran kolaboratif untuk kelas 10 dan 11, yang dilaksanakan pada 14-16 Juni 2023.

Asesmen pembelajaran kolaboratif melibatkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Magetan.

“Ini bagian dari implementasi kurikulum merdeka dengan sentuhan para guru SMK Magetan 1 YKP. Tujuannya, mengembangkan skill atau kompetensi, serta etika siswa dalam berkehidupan supaya menjadi manusia seutuhnya dan memiliki nilai,” kata Guru Penggagas Acara, Esti Purwanti SH, Jumat (16/6/2023).

Asesmen kolaboratif dengan DPRD Magetan mengusung tema, “Generasi Milenial Mengenal Perwujudan Demokrasi secara Utuh dan Mendalam”.

Kegiatan ini bertujuan agar siswa tak buta politik, menambah wawasan kebangsaan. Esti purwanti mengatakan kolaborasi dengan DPRD merupakan implementasi kurikulum merdeka untuk beberapa mata pelajaran sekaligus, yakni pendidikan Pancasila, Sejarah,  Pendidikan Agama Islam, Ppendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. 

Asesmen berikutnya di Hutan Kota Purwodiningrat, yang menjadi salah satu lokasi penyumbang oksigen dan penghijauan di tengah kota Magetan. Berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup.

“Ini asesmen untuk mata pelajaran kolaboratif sastra yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Jawa,” katanya.

Di sini, siswa diajak untuk melakukan observasi di hutan kota dan melihat potensi-potensi apa saja yang bisa dikembangkan di wilayah tersebut. Selanjutnya peserta didik diwajibkan untuk membuat sebuah Vlog atau video promosi yang nanti bisa membantu kemanfaatan hutan kota.

Sedang untuk mata pelajaran kolaboratif Project Impas dan Matematika, asesmen dilakukan di lingkungan DPUPR Magetan. 

“Di sini siswa diharapkan lebih responsif terhadap objek ataupun lingkungan sekitar dengan memperhatikan kaidah-kaidah fungsi dan juga manfaatnya. Segala sesuatu pasti memiliki sebuah nilai jual dan nilai perhitungan,” kata koordinator kolaboratif mapel Ipas dan Matematika, Dyestya Avarini, S.Pd. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Job Fair SMK Magetan 1 YKP 2023 Diserbu Seribuan Pencari Kerja

Magetan - Ribuan pencari kerja antusias ikuti job fair...

Hot this week

Belajar dari Kasus Pokir, Ketua Partai Gelora Magetan Ingatkan Tupoksi Anggota Dewan

Magetan – Kasus dugaan korupsi dana pokir yang menimpa...

Tak Ketinggalan, ASN di Lingkup Pemerintah Kecamatan Takeran Gelar Aksi Beli Telur Peternak Magetan

Takeran - Gerakan ASN membeli telur dari peternak lokal...

Bangunan di Saluran Tambran Dua Magetan Mulai Ditertibkan, BBWS Solo Kirim Surat Teguran Pertama

Magetan – Bangunan di atas drainase Tambran, mulai ditertibkan....

Kapan Pengacara Bisa Melakukan Pendampingan di Perkara Pidana?

PERTANYAAN di atas sering menjadi pertanyaan masyarakat umum ketika...

Terbaru

Popular Categories