Magetan – Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Magetan, masih melakukan pendataan tanaman ubi jalar yang diserang hama boleng.

Kepala Dinas TPH PKP Magetan, Eddy Suseno, mengatakan pendataan dilakukan di sentra-sentra ubi jalar, mulai dari Kecamatan Sidorejo, Plaosan, dan Panekan. “Kita lakukan pendataan sebelum melakukan tindakan lebih lanjut,” kata Eddy Suseno, Selasa (11/02/2020).

Dinas TPH PKP siap melakukan pembasmian hama yang merusak tanaman ubi jalar tersebut. “Kami siapkan pestisidanya, akan tetapi pembasmian harus dilakukan serentak, tidak bisa personal,” terangnya.

Soal rencana Kades, Sambirobyong, Sukarna, yang akan mengadakan pelatihan budidaya ubi jalar, Eddy memastikan akan mensupport penuh. “Nanti kami kirim tim teknis, yang bisa membantu petani, agar tanaman ubi jalar tidak diserang hama,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan hektar tanaman ubi jalar di Desa Sambirobyong Kecamatan Sidorejo Magetan, diserang hama boleng. 75 persen tanaman ubi jalar rusak dan membusuk. Petani pun merugi hingga ratusan juta rupiah. (tl/mk)