Magetan – Usia masih sangat muda, 23 tahun. Namun, Adly Sukma, warga Kelurahan Beran, Ngawi, akan lama menghabiskan waktunya di Hotel Prodeo. Setelah ketahuan mencuri kotak amal Musala Al-Ihsan di Desa Purwodadi, Kecamatan Barat, Aldy berurusan dengan polisi.

Aldy akan dijerat dengan Pasal pencurian dengan peberatan, yaitu pasal 363 ayat (1) angka (4) KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun.

Dihadapan penyidik polisi, Aldy mengaku korban “broken home”. Tersangka mengaku sudah lama tidak pulang ke rumah. Dia tidur dari satu tempat ibadah ke tempat ibadah lain.

''Tersangka pura-pura istirahat untuk ibadah, kemudian menutup pintu untuk leluasa membongkar kotak amal dari kunci palsu yang disiapkan, usai dapat menguras isi kotak amal lalu pergi," terang Kapolsek Barat, AKP Ruwajiyanto, Sabtu (13/2/2021).

Di musala Desa Purwodadi, tersangka telah 4 kali mencuri uang kotak amal. Pada aksi terakhir, pelaku yang sejak awal dicurigai ketahuan warga.

''Dari hasil penyidikan kami, selain empat kali beraksi di musala Al-Ihsan tersebut, pada akhir Desember 2020 pelaku juga beraksi pada Musala Al-Amin Kelurahan Mangge Kecamatan Barat,'' kata kapolsek.

Dari tangan pelaku Polisi berhasil mengamankan puluhan anak kunci palsu untuk membuka kunci kotak amal, satu unit motor pelaku Suzuki Next nomor polisi AE 2793 D, handphone, uang dan kotak amal. (far/mk)