Presiden Joko Widodo berharap kongres V PDI Perjuangan menghasilkan keputusan terbaik bagi partai, bangsa, dan negara.

“Semoga semakin mengukuhkan PDI Perjuangan sebagai partai yang mendukung penuh pemerintah, dan menghasilkan kebijakan-kebijakan yang prorakyat,” kata Presiden saat memberikan sambutan di Kongres V PDI Perjuangan di Bali, Kamis (8/8).

Di awal sambutannya, Presiden Jokowi memberikan ucapan selamat kepada PDIP yang berhasil menjadi pemenang pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Menurut Presiden, hal ini membuktikan bahwa PDIP adalah partai pelopor yang matang secara ideologi.

“Kita telah berjuang bersama, bergerak bersama, dan kita akan berjuang bersama dan bergerak bersama untuk mewujudkan nilai-nilai kerakyatan untuk mewujudkan nilai-nilai nasionalisme demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ungkapnya.

 

Pada periode kedua pemerintahannya nanti, Presiden Jokowi menyebut, tantangan yang dihadapi akan semakin berat. Mulai dari isu intoleransi, radikalisme, perlambatan ekonomi global yang dipicu oleh perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok, hingga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat dinamis.

Ke depannya, Presiden ingin ada percepatan investasi untuk membuka peluang lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Tetapi, hal ini juga terkendala banyak hal, misalnya regulasi ketenagakerjaan yang belum ramah investasi.

“Oleh karena itu kita harus berani memperbaiki diri secara total, memperbaiki iklim investasi, memperkuat daya saing kita, dan menggairahkan ekonomi kita agar kita mampu membuka lapangan kerja, peluang kerja yang sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

 

Pada kongres tersebut, Presiden Joko Widodo bersama-sama dengan Presiden ke-5 RI yang sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memukul kentongan sebagai tanda peresmian dibukanya kongres. Keduanya didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Presiden Terpilih 2019-2024 K.H. Ma’ruf Amin, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, dan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

Tampak hadir juga dalam kongres tersebut sejumlah ketua umum partai politik, yaitu Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Diaz Hendropriyono, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie, dan Plt. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa.


 
 

#BersatuLawanCorona

MagetanKita Podcast

MagetanKita TV