Magetan - Ada dua pembalap muda berprestasi dari Magetan. Salah satunya Moh. Adenanta Putra. Pembalap dari lereng timur Gunung Lawu tersebut, saat ini, turun di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC).

"Cita-cita saya, semoga kelak bisa menembus MotoGP.  Semua butuh kedisiplin yang tinggi dan latihan keras," ujar Adenanta saat menerima penghargaan beasiswa dari KONI Magetan, beberapa waktu lalu.

Terakhir, Adenanta turun di lintasan balap pada bulan November 2019. Dan, saat ini, balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) masih vakum, akibat wabah global pandemi Covid-19. "Saat ini, bisanya latihan sendiri di Magetan. Untuk menjaga kondisi dan tetap fit," ujar Adenanta.

Menatap musim balapan tahun 2020, Adenanta mematok target bisa naik podium utama Asia Road Racing Championship (ARRC).

"Kalau tahun 2021, saya punya misi khusus. Yakni, bisa adaptasi dengan cepat dan tampil kompetitif dan menjadi juara di ajang ARRC," asa Adenanta.

Tergabung dalam Astra Honda Racing Team, kiprah Adenanta tak bisa diremehkan. Pembalap yang sekolah di SMA Negeri 1 Magetan ini pernah juara 1 pada Thailand Talent Cup 2017. Dia juga sempat merasakan podium Asia Talent Cup 2019.

Selain Adenanta, Magetan juga mempunyai pembalap motor internasional. Yaitu, Mario Suryo Aji. Adenanta dan Mario ini teman satu angkatan.

Super Mario yang juga sekolah di SMA Negeri 1 Magetan itu, turun di ajang FIM CEV Moto3 Junior World Championship 2020 di Sirkuit Motorland Aragon, Spanyol. (ar/mk)