Magetan - Gara-gara menyalakan obat nyamuk, sebuah rumah limasan di Desa Tapen, Kec. Lembeyan, Magetan, nyaris ludes diamuk si jago merah. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (29/4/2021).

Rumah yang terbakar tersebut milik Yahman, 55, di Dusun Seturi, RT 01/RW 08 Desa Tapen. Peristiwa itu dikonangi kali pertama oleh Parmin, tetangga korban. Ketika itu, Parmin tengah berada di sawah yang lokasinya di belakang rumah yang terbakar.

"Mula-mula, saya melihat kepulan asap tinggi dari rumah Pak Yahman. Kemudian, saya memberitahu warga yang lain untuk dipadamkan. Tetapi, api membesar dan sulit dipadamkan dengan air seadanya. Lalu ada perangkat desa yang meminta bantuan pemadam kebakaran Magetan, " kata Parmin pada media.

Beberapa waktu kemudian mobil PMK tiba. Api baru padam setengah jam. Petugas dari Polsek Lembeyan lantas melakukan olah TKP guna mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

Kapolsek Lembeyan Iptu Dadung Setiawan menuturkan dari hasil penyelidikan dan olah TKP, sebab kebakaran berawal dari lansia penghuni rumah yang menyalakan obat nyamuk bakar di kamar. Obat nyamuk tersebut lantas mengenai sprei kasur. 

"Ada penghuni rumah yang bernama Jakimah menyalakan obat nyamuk dan kena sprei dan membakar kasur lantas merembet ke rumah dan isinya," kata kapolsek. 

Selain membakar rumah tersebut, terang kapolsek, nenek 80 tahun ini mengalami luka bakar di kedua tangan serta wajah. Mbah Jakimah dibawa ke UPTD Puskesmas Lembeyan untuk dirawat.

Ditaksir kerugian ratusan juta. Saat ini, polisi mengamankan barang bukti se potongan kayu terbakar dan sebuah buku yang juga dilalap si jago merah. (ant/mk)