Magetan - Stok oksigen di RSUD dr Sayidiman Magetan mulai menipis. Hal ini karena adanya lonjakan pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat di rumah sakit plat merah tersebut. 

Sejauh ini, berbagai upaya dilakukan pihak RSUD dr Sayidiman guna memenuhi pasokan oksigen. Seperti berkoordinasi dengan Forkopimda Magetan. Juga bersurat kepada Petrokimia Gresik serta terus mengorder oksigen pada PT. Samator. 

"Kita terus berusaha melakukan pendekatan pada produsen oksigen untuk memastikan pasokan oksigen bagi fasilitas kesehatan, khususnya RSUD dr Sayidiman Magetan, ini aman dan cukup," terang Bupati Suprawoto. 

Tidak hanya itu, bupati juga bergerak cepat. Dia juga berkoordinasi dengan Lanud Iswahjudi. Sebab, di pangkalan udara tersebut terdapat Pabrik Zat Azam (Pazam) 732 yang bisa memproduksi oksigen. 

Orang pertama di Pemkab Magetan ini menghubungi sejumlah pihak untuk memastikan ketersediaan oksigen di rumah sakit dalam batas aman.

Beberapa waktu sebelumnya, pihak RSUD dr Sayidiman memastikan stok oksigen aman. Untuk oksigen jenis liquid ini, memiliki kapasitas tangki 4 ribu liter. Dengan rata-rata pemakaian oksigen sebanyak 500-1.000 liter per hari. 

Sedangkan oksigen jenis tabung, rumah sakit milik Pemkab Magetan tersebut, mempunyai stok sebanyak 150 tabung. Semenjak adanya wabah pandemi Covid-19, ada peningkatan 100 persen lebih terkait kebutuhan atau penggunaan oksigen di RSUD dr Sayidiman. (ant/mk)