Magetan - UPTD Puskesmas Parang, Magetan, sementara waktu ditutup. Ini khusus untuk unit gawat darurat (UGD) serta rawat inap. Sebab, ada tenaga kesehatan (nakes) puskesmas yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepada media, salah seorang staf administrasi UPTD Puskesmas Parang, Gatot Sulistiyono, mengatakan, penutupan layanan UGD dan rawat inap di puskesmas itu, lantaran 10 orang nakes diketahui positif Covid 19. 

Kemudian, 21 nakes menjalani isolasi mandiri karena kontak erat dengan yang positif Covid-19. "Bagi masyarakat yang ingin mendapat pelayanan di UGD dan rawat inap, telah kami beritahu agar ke Puskesmas Poncol, Lembeyan, klinik Santika dan klinik Safa," terang Gatot.

Akan tetapi, penutupan layanan di Puskesmas Parang ini, sifatnya sementara. Kata Gatot, minggu depan setelah sterilisasi dan penataan SDM rampung, puskesmas kembali dibuka. 

"Mudah-mudahan nakes yang positif Covid-19 kembali sehat. Sehingga, layanan kesehatan bisa normal lagi. Saat ini, total 64 nakes yang terpapar ada 21 orang. Jadi, hampir separo. Tapi, untuk layanan rawat jalan di Puskesmas Parang, masih di buka," pungkasnya. (ant/mk)