Magetan - Pintu perlintasan kereta api (KA) tak berpalang kembali makan korban. Seorang petani Desa Sumberejo Kec. Maospati, Magetan, meninggal dunia akibat tertabrak kereta pada Minggu (1/8/2021).

Peristiwa mengenaskan tersebut dialami oleh Basuki, petani warga Sumberejo. Menurut salah seorang saksi Supingi, pemilik warung kopi di dekat perlintasan maut tersebut. Korban Basuki mula-mula menyeberang dengan selamat.

Tidak berapa lama kemudian, dia kembali melihat ke sawahnya di seberang rel. "Saat balik itulah dia (Basuki) tertabrak kereta. Keretanya dari barat. Sebenarnya, warga yang melihat ada kereta lewat juga meneriakinya, awas ada sepur..ada sepur..ada sepur..namun tidak didengar," kata Supingi, pemilik warung tak jauh dari perlintasan pada media.

Masyarakat sekitar lalu mengevakuasi jenazah Basuki ke tepi. Ini agar tidak tertabrak kereta lagi. Kejadian ini kemudian oleh dilaporkan ke Polsek Maospati. Jenazah lalu dievakuasi ke RSUD dr. Sayidiman guna divisum.

Pihak PT. KAI Daop 7 Madiun saat dihubungi media melalui sambungan telepon belum merespon. (ant/mk)