Magetan - Salah satu minimarket modern berjejaring di Kec. Parang, Magetan, ditutup. Ini setelah lima dari tujuh karyawannya terkonfirmasi positif Covid-19.

Kasus positif Corona ini kali pertama diketahui setelah salah seorang karyawan minimarket pingsan. Kemudian, si karyawan tersebut dilarikan ke Puskesmas Parang. Nah, tatkala dilakukan pemeriksaan, ternyata hasilnya positif Covid-19.

Menurut kepala UPTD Puskesmas Parang, dr. Afni Febriana, semula si karyawan minimarket itu mengawali gejala pusing dan mual sebekum akhirnya dibawa ke puskesmas. 

“Salah seorang karyawan minimarket pada malam itu mengalami pingsan. Dengan gejala pusing, mualntah, kemudian dilarikan rekannya ke sini. Setelah di lakukan pemeriksaan, ternyata positif Covid-19,” kata dr. Afni pada media, Jumat (6/8/2021).

Dari kasus ini, seluruh karyawan minimarket berjejaring di tempat tersebut dilakukan tes rapid antigen. Hasilnya, ada empat karyawan lain positif Covid-19 berdasar tes rapid antigen. "Jadi jumlah semua ada lima karyawan yang positif Covid-19,” ujar dokter.

Lantaran lebih dari 50 persen karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19, maka Forkopimca Parang memutuskan menutup sementara toko modern berjaringan itu.

“Ada empat dari tujuh karyawan yang kami tracing, ternyata positif antigen. Satu orang warga Bungkuk (Parang). Dua karyawan lain warga Plaosan. Dan, satu orang lagi warga dari Panekan Magetan,” terang dr. Afni.

Dari pantauan di lapangan, meski minimarket itu tutup, tapi masih terlihat beberapa karyawan melakukan aktivitas bongkar muat barang. Hanya saja, tak melayani pembeli. (ant/mk)