Magetan - Dilatar belakangi keprihatinan akan rendahnya harga jual telur di pasaran, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Mataraman dan Jurnalis Magetan Raya (JMR) bersama peternak ayam petelur di Magetan selatan bagi-bagi telur pada sejumlah masyarakat di kawasan Parkir Timur Alun-alun Magetan, Senin (11/10/2021).

Menurut koordinator penyelenggara pembagian telur gratis, M. Ramzi, kegiatan ini selain bentuk kepedulian pada peternak sekaligus upaya edukasi terkait penyelenggaraan suatu kegiatan bersamaan pandemi Covid-19. Yakni, mematuhi protokol kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah.

"Kami membagikan telur ini karena prihatin dengan anjloknya harga telur yang dialami peternak saat ini. Kemudian cara pembagiannya agar tidak timbul kerumunan, warga yang kami undang ke sini dengan membawa kupon dengan jam yang telah ditentukan sebelumnya, sehingga bisa bergantian dan mematuhi prokes," kata Ramzi.

Dalam acara tersebut, ada semperempat ton telur yang dibagikan IJTI dan JMR. Masing-masing warga penerima mendapatkan satu kilogram telur. Menariknya dalam pembagian telur ini tidak ada kerumunan seperti yang dilakukan oleh gabungan komunitas di Pasar Sayur. 

Untuk mengantisipasi adanya kerumunan, dibuatkan kupon yang lantas dibagikan ke warga terlebih dulu. Pada kupon yang diberikan ke warga tersebut, dituliskan jam dan waktu pengambilan. Hasilnya, kegiatan tersebut berjalan lancar tanpa kerumunan warga yang mengantri. Protokol kesehatan tetap tidak ada yang dilanggar.

Sebagian telur, terang Ramzi, dibagikan langsung door to door dan juga diberikan pada tenaga jasa gendong di Pasar Sayur Magetan. "Semoga dengan adanya kegiatan ini harga telur bisa berangsur stabil."

Untuk diketahui, selama enam bulan lebih di tahun 2021 ini, harga telur di pasaran bukannya malah membaik tetapi sebaliknya makin memburuk. Sejumlah aksi protes pun dilakukan peternak di Magetan guna meningkatkan harga jual telur. Tapi, hasilnya masih belum sesuai harapan. (ant/mk)