Magetan – Musim panen mangga tiba. Ini waktunya Novi dan suaminya bekerja. Siang itu, mereka berdua memanen mangga di kawasan Selosari. Mangga dari tiga pohon sekaligus.

Pohon mangga milik warga itu “ditebas” seharga Rp500 ribu. “Kebetulan ini pohon milik langganan, jadi tiap musim selalu nebas di sini,” katanya, Minggu (7/11/21).

Novi dan suaminya, berbagi tugas dalam bekerja. Suami memanjat dan mengambil mangga dari pohon, Novi menunggu di bawah. Dengan alat yang terbuat dari karung bekas, Novi menangkap dengan sigap mangga yang dilempar dari atas pohon.

Novi memasukkan buah mangga yang ditangkap itu ke dalam keranjang yang telah disiapkan. Mangga dijual kembali di Karanganyar.

Novi mengaku keuntungan membeli mangga langsung dari pohon milik warga ini sekitar 20-30 persen. “Pernah. Pernah rugi. Waktu itu hanya dapat uang cuma lima ribu. Ternyata pohon yang ditebas buahnya cuma sedikit,” cerita Novi.

Saat tak musim panen buah. Novi di rumah, sementara suami beraalih profesi menjadi pencari pakan burung, kroto. (far/mk)