Magetan - Guna mendukung Visi Indonesia Emas Tahun 2045, dibutuhkan ketersediaan rantai pasok sumber daya manusia (SDM) konstruksi. Hal ini yang melatari pembekalan dan uji sertifikasi tenaga konstruksi tingkat terampil.

Pembekalan dan uji sertifikasi ini merupakan aspirasi dari anggota DPR RI Hj. Sri Wahyuni. Wakil rakyat dari Partai NasDem itu, berharap peserta yang mengikuti pembekalan dan uji sertifikasi ini agar serius hingga nanti ujian sekaligus mendapat sertifikasi.

"Dengan sertifikat tersebut maka setiap pekerjaan akan dihargai. Jika sudah demikian, harapannya kesejahteraan akan meningkat," ujar Bachtiar Nurul Hudha, Tenaga Ahli (TA) Anggota DPR RI Hj Sri Wahyuni pada Kamis (18/11/2021).

Pembekalan dilaksanakan di Balai Desa Bulu, Kec Sukomoro, Magetan tersebut digelar selama dua hari (Kamis dan Jumat). Pembekalan uji sertifikasi ini dibuka oleh Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Eddy Irwanto, ST, M.Tech. Sedangkan jumlah pesertanya sekitar 100 orang yang merupakan perwakilan dari 18 kecamatan se-Magetan.

Menurut Bachtiar, dengan adanya pembekalan dan uji sertifikasi ini diharapkan mampu menambah jumlah tenaga kerja konstruksi berkualitas serta profesional. Hal ini guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah.

"Saat ini, kebutuhan tenaga kerja konstruksi cukup banyak. Karena itu, butuh tenaga yang kompeten. Maka strateginya adalah melalui sinergi lewat stakeholder terkait pembinaan SDM konstruksi. Goal-nya, terjadi peningkatan kompetensi, peningkatan kualitas juga peningkatan kuantitas dapat terwujud," terang Bachtiar. (ant/mk)