Magetan - Klaster Covid-19 mulai bermunculan di perkantoran di lingkup Pemkab Magetan. Ini setelah ada salah seorang aparatur sipil negara (ASN) Satpol PP & Damkar terkonfirmasi positif Corona. 

Tidak hanya itu, merebaknya klaster perkantoran juga makin harus diwaspadai warga. Sebab, saat dilakukan rapid test oleh Dinas Kesehatan (Dinkes), hari ini, salah seorang ASN di Bakesbangpol Pemkab Magetan juga dinyatakan reaktif. Sehingga, dilakukan tes swab. Hasilnya, apakah positif atau negatif masih menunggu hasil tes swab.

Bukan cuma Satpol yang positif dan Bakesbangpol menunggu hasil tes swab, klaster perkantoran juga muncul di PDAM Lawu Tirta Magetan. Salah seorang pegawainya juga dinyatakan positif Covid-19.

"Sekarang klaster baru perkantoran mulai bermunculan. Termasuk puskesmas. Untuk meraka yang dilakukan tes swab harus isolasi mandiri sambil menunggu hasil tes swab. Dengan adanya klaster baru dari kantor Bakesbangpol, Satpol PP, PDAM dan Puskesmas, kami berharap kepada masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19," ujar ketua Tim Penanggulangan Covid-19 Dinkes Magetan, Didik Setyo Margono, Kamis (10/9/2020) pada media.

Sehubungan dengan adanya klaster Satpol PP itu, kantornya di Jl Tripandita ditutup sementara mulai besok (Jumat, 11/9/2020) selama 14 hari ke depan sambil menunggu hasil tes swab. 

"Karena ada anggota kami yang positif maka hari ini 38 anggota kami dilakukan tes swab. Sementara, kami mohon izin untuk tidak melakukan kegiatan sampai kami selesai isolasi. Saat ini, anggota kami yang positif sudah di karantina khusus," kata Kepala Satpol PP & Damkar, Chanif Tri Wahyudi. 

Dengan penutupan sementara klaster Satpol tersebut maka yang aktif hanya petugas Satpol yang berjaga di rumah dinas bupati dan wakil bupati Magetan serta kantor pemkab di timur Alun-alun Magetan. (ar/mk)