Magetan - Duh, sedikit lagi tembus 300, jumlah warga Magetan yang terkonfirmasi Covid-19. Hari ini, Sabtu (12/9/2020) total warga yang positif Corona sudah mencapai 294 orang.

"Sedang yang sembuh ada sebanyak 212 orang, lalu 14 orang meninggal, dan 68 orang dalam pemantauan," ujar juru bicara Gugus Tugas, Saif Muchlissun, dalam rilisnya Sabtu malam.

Hari ini, Sabtu (12/9/2020), terdapat tambahan delapan warga Magetan yang positif Covid-19. Mereka adalah :

1. Pasien ke- 287 Pdn 35th laki-laki warga Kec. Parang, status awal pasien tes rapid dengan hasil reaktif.
2. Pasien ke-288 Prd 50th laki-laki, pasien berstatus awal suspect di rumah sakit rujukan pemerintah di Magetan.
3. Pasien ke-289 Mry 80th perempuan,
4. Pasien ke-290 AY 42th perempuan, pasien 89 dan 290 merupakan kontak erat pasien ke-250 SS warga Ngariboyo.
5. Pasien ke-291 Prm 70th, pasien merupakan kontak erat pasien ke-248 Swr perempuan warga Ngariboyo.
6. Pasien ke-288 sampai dengan pasien ke-291 kesemuanya warga Kec. Ngariboyo.
7. Pasien ke-292 Mgt 57th laki-laki warga Kec. Plaosan, pasien berstatus awal suspect di rumah sakit rujukan pemerintah di Magetan.
8. Pasien ke-293 SS 10th perempuan,
9. Pasien ke-294 JNA 19th perempuan,
Pasien ke-293 dan pasien ke-294 merupakan warga Kec. Magetan dan kontak erat pasien ke-252 Mrt warga Kec. Magetan.

Sedang warga yang sembuh per hari Sabtu ini ada sembilan warga, yakni :
1. NSS 15th warga Kec. Sukomoro, pasien melakukan perawatan secara isolasi mandiri,
2. EP 39th warga Kec. Takeran, pasien melakukan perawatan dengan karantina dan fasilitas khusus,
3. SS 56th warga Kec. Nguntoronadi,
4. Ny 28th warga Kec. Parang, pasien SS dan Ny melakukan perawatan secara isolasi mandiri,
5. Rhn Z 41th warga Kec. Magetan, pasien melakukan perawatan dengan karantina dan fasilitas khusus,
6. Mtt 50th warga Kec. Magetan, pasien melakukan perawatan dengan karantina dan fasilitas khusus,
7. AKA 1th dan AW 23th, keduanya warga Kec. Maospati dan pasien melakukan perawatan secara isolasi mandiri,
8. AW 23th, keduanya warga Kec. Maospati dan pasien melakukan perawatan secara isolasi mandiri,
9. Bdo 68th warga Kec. Magetan, pasien melakukan perawatan dengan karantina dan fasilitas khusus.

Menurut Saif, tingkat kesembuhan tinggi, tetapi tingkat terkonfirmasu positif juga tinggi. Berarti masih banyak yang harus diperbaiki, termasuk disiplin diri dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Hampir setiap hari kondisi seperti ini terjadi. Mari saudaraku kita satukan tekad bergotong royong mencegah penularan virus yang nyata adanya dan belum ada vaksinnya ini, caranya dengan tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan tentunya," ujar Saif. (ar/mk)