Magetan - Hari Minggu sore (13/9/2020), dua peristiwa kebakaran terjadi di Magetan. Itu terjadi Desa Ngliliran Kecamatan Panekan dan di Magetan Kota.

Peristiwa kebakaran di Ngliliran menimpa rumah milik Lasir, 65 tahun, di RT 13/RW 01. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik lantaran sang anak nge-charge HP di atas televisi.

Keterangan saksi yang juga tetangga korban, Teguh Putra Riyadi, warga Ngliliran, api kali pertama diketahui pukul 16.30 wib.

Saat itu, pemilik rumah meminta tolong kepada tetangga untuk membantu memadamkanya. ''Karena saat itu angin bertiup kencang, api sulit dipadamkan dengan air seadanya," ujar Teguh.

Takut merembet ke rumah tetangga yang lain, warga lantas menelepon pemadam kebakaran Pemkab Magetan guna memadamkan api. Api baru padam setelah dua mobil PMK berjibaku memadamkan si jago merah.

Menurut Kapolsek Panekan, Iptu Suwardi kepada media, bahwa dugaan awal kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari handphone anak pemilik rumah yang di-charge di atas TV. "Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan," terang kapolsek.

Di Kota Magetan, tepatnya di jembatan Gandong 1, kebakaran nyaris menghanguskan rumah dinas Kepala BRI Magetan. Itu akibat rumpun bambu di belakang rumah terbakar.

Sebanyak, tiga unit mobil pemadam Pemkab Magetan dilibatkan guna memadamkan api. Kurang lebih satu jam, amuk si jago merah baru bisa dipadamkan.

Tidak ada korban jiwa dan kerugian akibat kebakaran di Magetan Kota. Hanya rumpun bambu dan belum sempat merembet ke rumah dinas, api sudah dapat dipadamkan. (ar/mk)