Magetan - Nahkoda Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Magetan beralih. Ini setelah dalam konferensi kabupaten, Sundarto terpilih sebagai ketua PGRI setempat untuk periode 2020-2025.

Sundarto menggantikan Nursalim berdasar konferensi kabupaten di Gedung PGRI pada Minggu (20/12/2020). "Saya secara pribadi menyampaikan terima kasih pada seluruh anggota PGRI di Magetan atas amanah ini," ujar Sundarto usai pemilihan pada media.

Berdasar konferensi kabupaten, pengurus harian PGRI masa bakti 2020-2025 adalah Sundarto (ketua), Supriyadi ( wakil ketua I), Sutrisno (wakil ketua II), Joko Purnama (sekretaris), Pitut Sunaryanto (wakil sekretaris), Endang Rukmini (bendahara) dan Sriyati Pujiastuti (wakil bendahara).

"Saya mohon, jangan biarkan kami berjuang sendiri. Saya tetap dikawal. Kalau ada hal-hal yang sekiranya dalam perjuangan ini ada yang kurang, tolong kami diingatkan," imbuhnya.

Dalam konferensi kabupaten tersebut, hadir Bupati Suprawoto dan Sekretaris Umum PGRI Jawa Timur, Sudarmadji. Orang pertama di pemkab itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada PGRI.

Itu karena PGRI adalah organisasi yang mulia dan banyak contoh yang bisa diambil, apakah itu pengurusnya atau organisasinya. Terlebih lagi, PGRI adalah wadah bagi guru, sebuah profesi mulia.

Bupati mengatakan guru adalah seorang pendidik utamanya pendidikan karakter. "Karena itu, saya berpesan melalui PGRI, bahwa di era digital saat ini, anak-anak demikian cepat perubahannya. Tetapi, bagi anak-anak di Magetan, karakternya perlu dipoles juga budi pekertinya," terang Suprawoto.

Tidak hanya itu, melalui PGRI ini diharapkan agar amanah dari orang tua terkait pendidikan karakter anak itu yang utama. "Menjadi karakter yang baik itu karakter indonesia, yang toleran, punya sopan santun, etika, adab, agar untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari berbangsa dan bernegara,” ujar dia.

Sekum PGRI Jatim, Sudarmadji, mengatakan terpilihnya Sundarto sebagaj Ketua PGRI Magetan dinilai sudah tepat.  Sebab, ketua baru tersebut memahami betul persoalan-persoalan tenaga pendidik baik di tingkat daerah, regional maupun tingkat nasional.

"Harapan kami yang di provinsi, kepengurusan PGRI yang baru ini terus bersinergi antara pemerintah daerah dalam mengatasi masalah-masalah pendidikan demi kemajuan pendidikan di Magetan,” kata dia. (ar/mk)