Magetan - Dunia sudah dalam genggaman kita. Kenyataan ini tak bisa dimungkiri lantaran pesatnya informasi sudah tidak bisa dihindari.

Karena itu, perlunya filterisasi di masyarakat, terutama orang tua, agar informasi yang didapat tidak menjadi asupan negatif. Tetapi, generasi Indonesia diharapkan menjadi penikmat informasi yang cerdas dan pandai memilih serta memilah informasi.

Topik ini menjadi bahasan hangat dalam Sosialisasi 4 Pilar MPR RI ke-3 tahun 2021, yang digelar oleh Anggota DPR RI Hj Sri Wahyuni. Sosialisasi digelar di kantor DPD Nasdem Magetan, Jumat (9/4/2021).

Narasumber dalam sosialisasi, Bachtiar Nurul Huda (staf ahli Anggota DPR Hj Sri Wahyuni), ketua DPD Nasdem Gaguk Arif Sujatmiko, anggota Fraksi Partai Nasdem serta kader Partai Nasdem dan sejumlah masyarakat umum.

Menurut Bachtiar, dengan semakin cepatnya perkembangan teknologi informasi saat ini, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi filter yang ampuh di era milenial ini.

"Ditambah lagi dengan Undang-undang Dasar 1945 sebagai dasar hukum, maka diharapkan segala informasi tersebut tidak mengganggu keutuhan NKRI dalam persatuan dan kesatuan yang dibingkai dalam Bhinneka Tunggal Ika," papar Bachtiar.

Dikatakan, dalam rumah besar Indonesia, tidak seharusnya nilai-nilai perbedaan menjadi pertentangan. Sebab, hal tersebut merupakan khasanah serta kekayaan yang seharusnya menjadi aset bangsa dalam membangun negara Indonesia.

"Karena itu, menjadi penting pada diri kita untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini dan masif dibasis akar rumput. Keberagaman itu indah," jelas Bachtiar.

Ketua DPD Nasdem Magetan, Gaguk Arif Sujatmiko menambahkan perkembangan informasi yang sedemikian terbuka ini membuat masyarakat semakin mudah mengaksesnya.

Hanya saja, keberadaan teknologi informasi tidak ditelan mentah-mentah tanpa adanya filterisasi. "Di sini kita wajib memahami Pancasila secara utuh dan tidak sepotong-potong. Dengan berdasar UUD 1945 dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan kunci dari keutuhan NKRI," tutur Gaguk. (ant/mk)