Magetan – Desakan munculnya pemimpin muda di pilkada Magetan mendatang, makin gencar disampaikan. Kelompok muda dari berbagai organisasi mulai buka suara.

Aktivis KAHMI Magetan menilai saat ini bukan soal seberapa penting adanya pemimpin muda. Namun, sudah saatnya tokoh-tokoh muda ambil bagian.

“Ini waktu untuk berperan aktif dan berkontribusi buat Magetan,” kata Koordinator Presidium Majelis Daerah KAHMI Magetan, Bahtiar Nurul Hudha, Sabtu (8/1/2022).

Menurut Bahtiar, Magetan ‘mandek’ dalam beberapa periode kepemimpinan. Sehingga, perlu lompatan agar bisa bersaing dengan daerah sekitar.

“Ke depan harus jelas dulu mau dibawa ke arah mana Magetan. Selama ini, kita hanya jalan di tempat. Karena itu, harus ada pemimpin yang progresif dengan ide-ide brilian. Dan, itu ada pada anak muda,” jelasnya.

Bahtiar menyarankan yang tua berperan sebagai penasehat saja. “Mereka tetap dibutuhkan karena pengalaman mereka,” lanjutnya.

Sebelumnya, magetankita.com mewawancarai beberapa warga untuk mencari nama anak muda yang menurut mereka layak jadi pemimpin Magetan. Sebagian besar muncul karena dianggap populer, dan telah berbuat banyak untuk magetan. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai politisi hingga pengusaha.

Nama-nama yang terjaring, antara lain: Diana Sasa, Anggota DPRD Jawa Timur; Arif Mustofa, Pembina Persemag; Gaguk Arif Sujatmiko, Ketua DPD Nasdem Magetan; Dwi Ariyanto, Ketua DPD PAN Magetan; Didik Haryono, Kades Soco, Kecamatan Bendo; Thoha Rizal Aziz, Ketua KNPI Magetan; Ketua PC LP Ma’arif NU Magetan, Ida Yuhana Ulfa, Widya Astuti, Ketua Pokdarwis Magetan; Bedit Nana Sambodo, Pengembang Perumahan Magetan, dr Nurkholid Setiawan (Putra Sumantri, Bupati Magetan periode 2008-2018). (far/mk)