Plaosan - Makin banyak alternatif wisata di Magetan. Salah satunya wisata agrobis jeruk Dekopon di Desa Duwet Kecamatan Plaosan.

Jeruk dekopon ini berbeda dengan jeruk Pamelo yang banyak dijumpai di seputaran wilayah Betasuka (Bendo, Takeran, Sukomoro, Kawedanan).

Jeruk Dekopon adalah hasil persilangan bibit lokal dengan bibit asal negeri Matahari Terbit, Jepang. Buahnya tak besar seperti jenis Pamelo dan rasanya manis.

Di Magetan, sebelumnya, ada dua macam ikon wisata agrobis. Yaitu, jeruk Pamelo dan Stroberi. Kini kebun jeruk Dekopon menjadi alternatif menjanjikan bagi wisatawan Nusantara yang berkunjung di timur kaki Gunung Lawu itu.

"Memang belum banyak buahnya karena baru tiga ditanam tiga tahun lalu. Tapi ini sudah berbuah dan silakan jika ada wisatawan yang mau mampir," ujar Tri Pujianti, pengelola kebun jeruk Dekopon di Desa Duwet, Kecamatan Plaosan.

Soal harga, Tri Pujianti mengatakan jeruk Dekopon dibanderol Rp 50 ribu per kilogram. Bahkan, wisatawan bisa memetik langsung di kebun jeruk Dekopon. "Area kebun jeruk Dekopon kami kan dekat dengan Telaga Sarangan, monggo kalau ada wisatawan yang berkenan mampir," ujar dia. (ar/mk)