Magetan - Kampung Susu Lawu (KSL) di Singolangu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Magetan, bersolek.

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Pemkab menyiapkan dana melalui APBD 2020 senilai Rp 1,85 miliar untuk menjadikan kawasan ini menjadi ikon wisata baru.

"Kampung Susu Lawu di Singolawu ini rencananya untuk memperkuat kawasan Sarangan sebagai ikon wisata unggulan Magetan," ujar kepala Disnakan, drh Kustini, baru-baru ini.

Di Kampung Susu Lawu Singolangu, saat ini, terdapat 196 ekor ternak sapi yang dikelola mandiri di masing-masing rumah warga setempat. "Di sana kelak ada wisata alam, serta wisata edukasi. Termasuk pemberdayaan masyarakat," terang dia.

Terkait pengembangan, saat ini, Disnakan sedang melakukan pelelangan proyek Kampung Susu Lawu senilai Rp 1,850 miliar. Sedang anggaran total yang dibutuhkan untuk pembenahan kampung yang merupakan metamorfosis dari wisata desa Singolangu tersebut senilai Rp 4 miliar lebih.

"Gambar perencanaan dan video 3D sudah kami buat. Dengan menggandeng konsultan perencana CV Pandega Magetan. Nanti untuk penganggarannya multiyears atau bertahap," jelas Kustini.

Di KSL sendiri saat ini ada fasilitas objek wisata meski masih terbatas. Seperti, bermain panah, perah susu, memberi makan ternak sapi dan menaiki kuda. Disnakan sendiri juga memberi pelatihan kepada ibu-ibu di Singolalu untuk mandiri dan produktif.

"Pelatihan kami berikan kepada ibu-ibu PKK dan remaja. Terutama pembuatan olahan susu sehingga menunjang keberadaan Kampung Susu Lawu. Seperti olahan yoghurt, permen, dan olahan lain yang berbahan susu," paparnya. (ar/mk)