Selasa, 25 Juni 2024

Karyawan Pabrik Garmen di Barat Demo Lagi, Ini Sebabnya

Madiun – Ratusan karyawan pabrik garmen PT. Bintang Inti Karya (BIK) di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Magetan, menggelar aksi di kantor BPJS Ketenagakerjaan Madiun, Selasa (8/9/2020).

Para karyawan yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Independen (FSBI) itu juga melakukan audiensi dengan BPJS Ketenagakerjaan Madiun di kantor Jl. DI Panjaitan.

Ratusan karyawan itu meminta agar BPJS Ketenagakerjaan mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS pasca dinonaktifkan oleh perusahaan.

Ketua FSBI Madiun Raya, Achmad Soleh, mengatakan para karyawan PT BIK juga meminta agar BPJS Ketenagakerjaan agar mengusulkan sebagai calon penerima bantuan subsidi upah (BSU) sebesar Rp 600 ribu dari pemerintah.

Terdapat sekitar 2.600 karyawan yang dinonaktifkan oleh PT BIK dari BPJS Ketenagakerjaan. “BPJS Ketenagakerjaan harus bisa membuktikan secara faktual terhadap syarat-syarat apa yang ditetima terkait penonaktifan. Makanya, kami berupaya agar diaktifkan kembali,” kata Soleh kepada media.

FSBI dan karyawan PT BIK yang menggelar aksi di BJPS Ketenagakerjaan tersebut menyadari adanya wabah pandemi Covid-19 membuat perusahaan tidak bisa berproduksi sebagaimana biasanya. Sehingga, karyawan diliburkan atau dirumahkan tanpa upah apapun.

Kata Soleh, pihak BPJS Ketenagakerjaan sudah mendatangi perusahaan dan menyampaikan bahwa ada bantuan subsidi dari pemerintah. Agar perusahaan mendaftarkan pekerjanya untuk dimasukkan pendataan. “Tapi, PT BIK tidak memberikan respon dengan baik.”

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madiun, Tito Hartono mengaku akan menindaklanjuti pengaduan karyawan PT BIK tersebut. Sebanyak 2.600 pekerja PT BIK katanya berpeluang menerima bantuan karena memenuhi syarat.

Ditambah lagi per 31 Juni 2020 lalu, para karyawan PT BIK masih tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. “Kami dari BPJS Ketenagakerjaan akan memfasilitasi. Karena akses melalui perusahaan sudah tertutup. Karena itu, hari ini, melalui jalur serikat pekerja,” kata Tito pada media.

Aksi ratusan karyawan PT BIK tersebut mendapat pengawalan dari kepolisian. Tuntutan pekerja akhirnya diakomodasi setelah terjadi dialog perwakilan pekerja beraudiensi dengan manajemen BPJS Ketenagakerjaan. (ar/mk)

Berita Terkait

Hot this week

Pilkada Magetan, PAN Pastikan Jalan dengan Demokrat

Magetan – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Magetan memastikan...

Maju Pilkada Magetan, Nur Sodiq Sudah Daftar Cabup di Partai Gerindra

Magetan - Mohamad Nur Sodiq muncul sebagai wajah baru...

Direktur TWC Dikabarkan Maju Pilkada Magetan, Berikut Penjelasannya

Magetan – Setelah ada stagnasi perpolitikan pascapendaftaran cabup/cawabup, muncul...

Hari Raya Idul Adha, Nur Sodiq Pulkam, Kunjungi Pondok dan Berkurban

Magetan – Momentum Idul Adha 1445 H menjadi waktu...

Buka Komunikasi Politik, Kandidat Calon Bupati Magetan Nur Sodiq Temui Dua Ketua Partai

Magetan – Pelan-pelan, salah satu kandidat calon bupati Magetan...

Berita Terbaru

Jeneng, Jenang, dan Jaringan

DUA bulan lagi, pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil...

Pakai Anggaran Pusat, DPUPR Magetan Perbaiki Jalan Maospati-Bendo Mulai Juli

Magetan – Dinas PUPR Magetan akan memperbaiki jalan sepanjang...

Tepis Nyalon, Ketua AKD Magetan: AKD akan Ambil Peran untuk Sukseskan Pilkada 2024

Magetan – Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Magetan bertekad...

Popular Categories