Senin, 15 Juli 2024

Kisah Ibu dan Putrinya yang Tinggal di Bekas Kandang Ayam (1)

Magetan – Sebuah prahara rumah tangga terjadi di Magetan. Menjadi viral di media lantaran kisah hidup itu berujung di bekas kandang ayam.

Adalah Surati, warga yang menempati rumah berdinding gedek dari anyaman bambu di Desa Sumber Sawit, Kecamatan Sidorejo, Magetan itu.

Perempuan 48 tahun ini hidup menjanda. Di bekas kandang ayam tersebut, ia tinggal bersama Indriana Setya Rahayu, 16 tahun, siswi kelas XI SMKN 1 Magetan serta Renggati Trisnasari, yang berusia tiga tahun.

“Saya memang tinggal di bekas kandang ayam milik Pak Samiran, warga Plaosan,” ujar Surati kepada wartawan Sabtu lalu (8/8/2020).

Ia bercerita, bekas kandang ayam tersebut ia tempati bersama kedua anaknya sejak setahun lalu. Pasca, rumah tangganya bersama Trisno, 57 tahun, warga Desa Sidokerto, Kecamatan Sidorejo, Magetan, berakhir dengan perceraian.

Dia mengaku tidak memiliki biaya untuk sewa rumah. Karena itu, Surati berterima kasih telah diizinkan menempati bekas kandang ayam potong milik Sumiran tersebut.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Surati memilih “ngasak”. Ngasak adalah memunguti sisa-sisa hasil panen padi atau panen lain di sawah. Selain itu, pas tidak ngasak atau di malam hari,  ia menganyam bambu untuk dijadikan besek lalu dijual.

Uang hasil ngasak dan menganyam besek itu, Surati gunakan untuk mencukupi kebutuhan harian dan biaya sekolah anaknya, Indriana Setya Rahayu di SMKN 1 Magetan. “Alhamdulillah, anak saya yang kecil tidak rewel,” kata dia.

Selain ngasak dan menganyam bambu, Surati juga menerima bantuan sosial dari Kemensos berupa Program Keluarga Harapan (PKH). Kepala Dinas Sosial, Yayuk Sri Rahayu pada wartawan menegaskan Pemkab Magetan telah membantu keluarga Surati dengan bantuan pangan dan sejumlah bantuan lain lewat Dinas PPKB & PA.

Sementara, Pemerintah Desa Sumber Sawit juga memberikan bantuan, meski Surati tidak tercatat sebagai penduduk desa tersebut. Hal itu dibenarkan Kepala Desa Sumber Sawit, Sunyoto.

“Warga memberikan tempat tinggal pihak desa tidak mempermasalahkan. Kasihan kedua anaknya,” ujar Sunyoto kepada media. (ar/mk)

Berita Terkait

Hot this week

-Advertisement-spot_img

Berita Terbaru

Popular Categories