Jumat, 14 Juni 2024

Kreatif, Begini Cara Poncol Menaikkan Harga Jual Sayuran

Magetan – Hari lebaran memang sudah lewat, namun pesanan parsel sayuran yang diproduksi Pemerintah Kecamatan Poncol, masih mengalir.

Ada 50 parsel sayuran lagi yang sedang dibuat untuk melayani pesanan warga Magetan.

“Kami menggandeng Kelompok Wanita Tani Rejeki dari Desa Genilangit sebagai penyedia sayuran,” kata Sekcam Poncol, Wiwik Sumaryati, Rabu (4/5/2022).

Anggota DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa ikut memesan.

“Parsel Sayuran itu ide menarik dan kreatif. Saat lebaran biasanya bakul sayur keliling atau Ethek libur. Nah, ini ada sayuran berkualitas yang dikemas cantik. Ibu-ibu pasti senang dapat sayur mayur. Dan, sayuran naik kelas. Kalau di marketing ada nilai tambah suatu produk. Menurut saya ide ini patut diapresiasi dan ditiru pelaku usaha lain,” jelas Diana Sasa.

Ide kreatif membuat parsel sayuran ini berawal dari keprihatinan Pemerintah Kecamatan Poncol saat panen sayuran pada Ramadan lalu.

“Waktu itu panen di Dusun Wonomulyo sangat melimpah, namun harga sayuran justru anjlok. Padahal, biaya pupuk sangat tinggi,” cerita Wiwik.

Akhirnya, pertengahan Ramadan, difasilitasi Camat Poncol muncul ide untuk membuat branding sayuran Poncol. Tujuannya, agar lebih dikenal dan sayuran bernilai tinggi

Dibuatlah parsel sayuran karena menjelang idul Fitri. Parsel dibuat dari anyaman bambu atau tas jail-jali yang juga produk lokal.

Parsel diisi sayuran seperti tomat, wortel, cabe, sawi putih, pokcay, terong, jepan, kol, kobis, brokoli. Parsel dijual antara Rp50 ribu hingga Rp70 ribu.

“Tapi, kami juga menerima request jenis sayuran yang dimasukkan ke parsel,” imbuhnya.

Ide kreatif menjual sayuran dengan packaging yang cantik bersambut. Menjelang lebaran itu, sedikitnya 65 parsel terjual.

“Kami meluncurkan tepat di Hari Kartini karena sebagian besar yang mengerjakan dan menyediakan sayuran dari kelompok wanita tani,” kata Wiwik.

Pemerintah Kecamatan Poncol akan melanjutkan ide menjual sayuran dengan packaging yang cantik ini dengan memperluas promosi. Supaya, hasil petani lebih berdaya saing.

“Kemarin memang mendadak, kami promosi hanya melalui aplikasi WhatsApps,” lanjutnya.

Pemerintah Kecamatan Poncol saat ini terus memberikan pelatihan packing bagi anggota Kelompok Wanita Tani Rezeki Desa Genilangit. (far/mk)

Berita Terkait

Hot this week

Mas Manto, ‘Ngetrail’, dan Olahraga di Magetan

Magetan – Olahraga, seperti tak pernah lepas dari aktivitas...

BPBD Jatim Bentuk 3 Destana di Magetan, Salah Satunya Desa Janggan

Magetan – Sebanyak tiga desa di Kabupaten Magetan menjadi...

Jalin Sinergi, Pers dan Humas Polres Magetan Kunjungi Polda Jatim

Magetan - Perwakilan organisasi pers dan perusahaan pers di...

Jadi yang Pertama di Magetan, Kelurahan Selosari Mulai Buka Sekolah Orang Tua Hebat Tahap II

Magetan – Kelurahan Selosari Kecamatan Magetan menjadi yang pertama...

Tak Mau Spekulasi Soal Rekom, Ketua PDIP Magetan Sujatno: Optimistis, Maju Terus

Magetan – Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Sujatno tak...

Berita Terbaru

Komisioner KPU Magetan Periode 2024-2029 Diumumkan, Berikut Lima Namanya

Magetan - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI hari ini...

Atasi Persoalan Bawang Merah di Sidomukti, DTPHP Magetan Bantu Kembalikan Unsur Tanah Rusak yang Jadi Sebab

Magetan - Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan  Perkebunan (DTPHP)...

Pemkab Magetan Bentuk TRC Penanggulangan Bencana Multisektor

Magetan - Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana (PB)...

Popular Categories