Peristiwa

Magetan Gelar Doa Bersama untuk Tragedi Kanjuruhan

Magetan – Duka Tragedi Kanjuruhan menjadi duka semua. Tak hanya suporter Arema FC, Aremania, tapi semua pencinta sepak bola, semua warga negara Indonesia, bahkan dunia.

Di Magetan, duka itu sangat terasa karena satu warganya menjadi korban Tragedi Kanjuruhan. Munif Latiful Ihsan (18), Aremania Magetan, meninggal dunia karena kerusuhan di sana.

Malam ini, Rabu (5/10/2022), gerimis baru saja reda. Di paseban Alun-alun, Magetan menggelar doa. Tak hanya untuk Ihsan, tapi juga semua korban dan keluarga Tragedi Kanjuruhan. Doa untuk sepak bola Indonesia.

Dengan membawa lilin, pendukung sejumlah klub sepak bola, warga berdoa bersama Forkopimda. Ada Bupati Magetan, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim.

“Sepak bola adalah olahraga yang memasyarakat. Maka, sudah wajar suporter bola mendukung klub yang dicintainya. Kanjuruhan, memberikan pelajaran berharga,” kata Pak Bupati.

Suprawoto berharap agar kejadian Kanjuruhan tidak terulang.

“Kita harus berjanji aagar tidak terulang lagi, sebagai bentuk sayang kita kepada para almarhum dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan.” (far/mk)

Print Friendly, PDF & Email

Add Comment

Click here to post a comment