Peristiwa

Masa Panen Para Penjual Bunga Tabur, Untung Setengah Juta Sehari

Magetan – Berkah Ramadhan. Ini dialami oleh penjual bunga tabur (bunga sekar) di Magetan. Lebih-lebih pemerintah sudah mengizinkan masyarakat mudik di masa pandemi Covid-19.

Tak urung, omzet penjualan bunga tabur meningkat. Dalam sehari, penjual bunga bisa mengantongi untung Rp400 ribu – Rp500 ribu.

Berkah Ramadhan dengan tradisi nyekar ini dirasakan pedagang bunga tabur di Jl Mayjen Sungkono, utara Pasar Sayur Magetan.

Campuran daun pandan, bunga kenanga, mawar dan lainya banyak diburu masyarakat sebagai media berkirim doa saat ziarah kubur di makam leluhur. Sarana ini pun menjadi sebuah kewajiban yang harus dibawa saat mengirim doa.

“Setiap Megengan (tradisi menyambut bulan Ramadan dengan perlakukan khusus) seperti sekarang ini, selalu membeli bunga untuk ziarah kubur. Selain itu bunga sebagai media untuk memanjatkan doa menjadi tradisi. Tanpa bunga seakan hampa,” kata Erna salah satu pembeli bunga, Jumat (01/04/2022)

Salah seorang pedagang bunga, Winarti mengaku tahun ini penjualan bunga meningkat, dibandingkan tahun lalu. Pasalnya, tahun lalu mudik dibatasi. Sedangkan untuk tahun ini diizinkan.

“Setelah pemerintah mengizinkan mudik, banyak yang sudah mudik untuk ziarah kubur seperti saat ini. Banyak yang membeli bunga, dalam sehari bisa dapat antara Rp400 ibu hingga Rp500 ribu,” kata Wibarti senang. (mif/mk)

Print Friendly, PDF & Email

Add Comment

Click here to post a comment