BerandaPilkada MagetanMbak Ida: Saya Mencintai Pendidikan dan Seisinya, Berikut Profil Perempuan yang Siap...

Mbak Ida: Saya Mencintai Pendidikan dan Seisinya, Berikut Profil Perempuan yang Siap Maju Pilkada Magetan Itu

Magetan – Publik Magetan dibuat terkejut ketika, pada 20 April 2024 lalu, sejumlah baliho besar dipasang foto Ida Yuhana Ulfa, atau Mbak Ida.

Ada dua keterkejutan, mereka yang mengenal sosok Mbak Ida pada bertanya-tanya maksud dipasangnya gambar Mbak Ida. Meski sebagian besar sudah menebak maju Pilkada.

Keterkejutan yang lain, sebagian belum mengenal, sehingga pertanyaannya gambar siapa.

Tahu publik pada bertanya-tanya, esoknya, Mbak Ida memberikan jawaban atas pertanyaan publik. Tepat di Hari Kartini, 21 April 2024, Mbak Ida menyatakan siap maju pilkada Magetan.

“Mulanya, dawuh para Masyayikh NU di Magetan yang meminta agar ada kader NU yang bisa tampil dalam kontestasi pilkada. Singkat cerita, akhirnya saya bersedia,” katanya.

Mbak Ida, cah Magetan. Aslinya Desa Plumpung, Magetan. Dari MI Plumpung, Ida melanjutkan pendidikan di luar Magetan. MTsN dan MAN Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang.

Pada 1999, dia melanjutkan studi ke Surabaya, kuliah di Uniersitas Negeri Surabaya (Unesa) Jurusan Bimbang Konseling dan melanjutkan S2 di Universitas Negeri Malang (UM) dengan jurusan yang sama.

Sempat jadi wartawan di Surabaya selama dua tahun, Ida pulkam dan menjadi guru di SMPN 2 Panekan. Hampir 20 tahun, Ida mengabdikan diri sebagai guru. Terakhir, dia menjabat sebagai Kepala SMK Roudlotul Huda Magetan, yang berada di bawah naungan Yayasan Roudlotul Huda, Kedung Panji, Lembeyan.

“Saya besar di lingkungan guru dan dunia pendidikan. Bapak Ibu saya, guru. Waktu jadi wartawan Surabaya Post, saya ada desk pendidikan. Setelah itu, mendaftar CPNS guru dan diterima. Saya mencintai dunia guru, pendidikan dan seisinya,” jelas Ida yang tahun berusia 43 tahun.

Istri Wakil Ketua DPRD Magetan Nur Wahid ini mengakui dunia politik merupakan dunia keduanya, setelah pendidikan.

“Ini karena background saya sebagai aktivis sejak mahasiswa,” ungkapnya.

Menjadi guru dan mendampingi suami yang terjun di politik, menempanya menjadi sosok yang mau mengabdi.

Katanya, perempuan hebat adalah perempuan yang tak pernah mengeluh dan menjadi solusi di manapun dia berada. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

KKN Tematik Unesa di Balerejo Magetan, Hadirkan Inovasi Pertanian hingga Laporan Digital Program 3 Juta per RT

Kawedanan – “Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang KKN di sini. Memberikan pelatihan bagi...

Diikuti 2.600 Peserta, Madaris Camp Fest Magetan 2026 Membentuk Karakter untuk Bangsa dan Lingkungan

Maospati - Madaris Camp Fest (MCF) 2026 resmi dibuka di Lapangan Batalyon Komando 471...

Hibah Tanah BMD kepada UNESA: Jangan Mendistorsi Menjadi Soal Penjualan

Menanggapi tulisan “Tanah Hibah Pemda untuk UNESA, Bukan Untuk Diperjualbelikan”, yang ditulis oleh Pahlawan...
spot_img

Artikel Terkait