Memberi Ruang bagi Penyandang Disabilitas di Magetan

Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus berupaya mewujudkan aksesbilitas terhadap penyandang disabilitas.

Salah satunya, dengan mendorong desa atau kelurahan untuk responsif dan melindungi kaum rentan, utamanya penyandang disabilitas. Pemkab memberikan penghargaan bagi desa/kelurahan yang dinilai memberikan dukungan terhadap penyandang disabilitas. Penghargaan desa atau kelurahan inklusi.

“Desa memiliki anggaran dana desa yang 3 persen minimal untuk program kesejahteraan masyarakat. Dan, itu bisa diarahkan untuk memberikan dukungan terhadap penyandang disabilitas,” kata Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, pada puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional, 10 November lalu di Lapangan Desa Candirejo.

Menurut Parminto, ada beberapa cara yang bisa dilakukan desa atau kelurahan, sebagai bentuk kegiatan responsive dan perlindungan bagi kaum disabilitas.

“Di Kelurahan Bendo, ada resnposif secara nyata dengan memberikan fasilitas usaha, dukungan lokasi bagi 4 penyandang disabilitas. Ada juga yang difasilitasi dengan membantu di kantor kelurahan, tempat parkir. Ada juga kemudahan mendapat surat kematian, misalnya,” jelas Kadinsos.

Parminto berharap ke depan, desa lebih luas berkolaborasi dengan semua potensi yang ada di desa, seperti karang taruna atau kelompok pekerja sosial lain.

“Makin luas, makin banyak menjangkau para penyandang disabilitas,” tambahnya.

Pemkab Magetan memiliki catatan, ada sekitar 4.500 penyandang disabilitas. Sekitar 1.500 merupakan penyandang disabilitas mental.

“Kita harus akui karena dukungan dana yang kurang, aksesbilitas terutama pada fasilitas umum bagi penyandang disabilitas masih kurang. Kita akan terus meningkatkannya,” ungkap Parminto.

Puncak Hari Disabilitas Internasional di Magetan diisi dengan beragam acara. Salah satunya, pemberian penghargaan Desa/Kelurahan Inklusi diberikan pada, Kelurahan Bendo, Desa Rejomulyo Kec. Barat, dan Desa Kembangan Kec. Sukomoro.

Selain itu, acara yang dihadiri Pj Bupati dan Ketua DPRD Magetan itu, diisi pelatihan membatik, bazar UMKM, dan pertunjukan seni sebagai ajang memberi ruang para penyandang disabilitas. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Pemkab Magetan Jalin Kerja Sama dengan YPMI untuk Kesehatan Mata

Magetan – Pemkab Magetan menjalin kerja sama dengan Yayasan...

Hot this week

Raih WTP 12 Kali Berturut-turut, Plt Ketua DPRD Magetan: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Sidoarjo – Di tengah prahara kasus dugaan korupsi Pokir,...

Idul Adha 2026, Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan Sembelih 8 Sapi dan 42 Kambing Kurban

Magetan — Pesantren Baitul Qur’an Al Jahra Magetan melaksanakan...

Syuting Kelima ‘Reality Show’ TV Eropa di Indonesia, Tiga Kali Mampir Magetan

Magetan – Magetan punya daya tarik luar biasa bagi...

Idul Adha 2026, Pemkab Magetan Salurkan 40 Kambing dan 4 Sapi Kurban ke Masjid dan Masyarakat

Magetan – Pemkab Magetan menyalurkan hewan kurban menjelang Hari...

Terbaru

Popular Categories