Politik & Pemerintahan

PAD Magetan Dianggap Pesimistis, Empat Fraksi Cecar Pemkab

Magetan – Proyeksi-proyeksi pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Magetan mengalami penurunan. Hal ini terlihat dalam pemandangan umum Fraksi PDI Perjuangan terhadap Perubahan APBD 2022.

Selain Fraksi PDIP, tiga fraksi juga meminta penjelasan terkait PAD yang dinilai pesimistis. Fraksi tersebut adalah Fraksi PKB, Fraksi NasDem dan Fraksi Amanat Persatuan.

‘’Bagaimana cara menetapkan perkiraan target PAD sesuai dengan perhitungan antara target yang ditetapkan dengan potensi yang ada?,’’ tanya ketua Fraksi PDIP, Rita Haryati saat membacakan PU Fraksi PDIP dalam rapat paripurna DPRD, Kamis (8/9/2022) yang lalu.

Data dari Fraksi PDIP, PAD tahun 2022 dalam rancangan P-APBD ditarget sebesar Rp 206,8 miliar. Itu berarti tumbuh tumbuh negatif 15,1 persen. Atau mengalami penurunan sebesar Rp 36,8 miliar lebih.

‘’Padahal, potensi riil PAD dalam realisasi APBD tahun 2021 sebesar Rp 243,7 miliar. Terlihat, PAD pada Perubahan APBD tahun 2022 ini, targetnya lebih pesimistis peningkatannya,’’ kata Rita dalam PU Fraksi PDIP.

Bupati Suprawoto dalam jawaban atas pertanyaan PU Fraksi DPRD mengatakan, cara menetapkan perkiraan target PAD berpedoman pada target yang telah ditetapkan pada RPJMD.

‘’Selain itu, juga mempertimbangkan faktor-faktor atau kejadian luar biasa yang dapat berdampak pada perubahan target PAD. Seperti pada saat pandemi Covid-19,’’ terang Suprawoto dalam jawaban yang dibacakan dalam sidang paripurna DPRD, Sabtu (10/09/2022).

Menurut dia, dalam menetapkan target PAD juga mempertimbangkan potensi PAD serta mendasar pada realisasi tahun lalu ditambah realisasi tahun berjalan.

‘’Secara umum rasio realisasi PAD apabila dibandingkan dengan target cenderung diatas 100 persen. Kecuali apabila terdapat kejadian yang tidak dapat diprediksi,’’ ungkap bupati. (mif/mk)

Print Friendly, PDF & Email
Tags

Add Comment

Click here to post a comment