Sabtu, 13 Juli 2024

Pemkab Terbitkan SE soal Kotak Amal, Warga Minta Pemkab Tegas

Magetan – Ini masih tentang 2 ribu kotak amal di Magetan, yang diduga peruntukannya untuk mendanai teroris. Meski Bupati Suprawoto telah menerbitkan Surat Edaran nomor : 451/582/403.205/2020, tapi masyarakat berharap Pemkab Magetan bertindak lebih tegas lagi.

Surat edaran tersebut berisi tentang langkah antisipatif dalam kegiatan pengumpulan sumbangan, santunan, sodaqoh, amal dan/atau zakat, yang dilaksanakan oleh lembaga, yayasan atau masyarakat.

Seperti yang disampaikan pemilik sebuah toko di kawasan Pasar Sayur Kelurahan Sukowinangun, Kec. Magetan bernama Agus S. Kepada media online awal pekan ini, Agus berharap pemkab melakukan penyitaan atau pengambilan kotak amal di warung atau toko.

“Kalau saya ingin pemerintah itu tegas. Tolong lakukan penyitaan atau pengambilan di setiap toko atau warung yang ada kotak amal yang tidak jelas itu. Sebab, ini sudah meresahkan. Masyarakat tidak ingin terkena imbasnya. Niat baik masyarakat jangan disalahgunakan,” kata Agus.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Megetan, Suwarno yang kebetulan sedang menempel Surat Edaran Bupati Magetan pada toko dan warung mengatakan, bahwa sesuai dengan SE Bupati tentang langkah antisipatif salam kegiatan pengumpulan sumbangan, santunan, shodaqoh, amal dan/atau zakat yang dilaksanakan oleh lembaga, yayasan atau masyarakat, jika tidak jelas penitipnya kotak amal, untuk ditolak oleh masyarakat.

“Bila ada yayasan atau perorangan penitip kotak amal yang tidak jelas, masyarakat dihimbau menolaknya. Jangan sampai niat baik sedekah dan infaq dipergunakan untuk tujuan yang melanggar hukum dan merugikan kita semua,” tambah Suwarno. (ar/mk)

Berita Terkait

Hot this week

Berita Terbaru

Popular Categories