Minggu, 21 Juli 2024

Perempuan Pengawal Demokrasi di Magetan

Magetan – Eka Juwita Haryani menjadi satu-satunya perempuan di jajaran komisioner pengawasan pemilu di tingkat Kabupaten. Bawaslu Magetan.

Menurut dia, ini dunia yang sama sekali berbeda dengan hal yang digeluti sebelumnya. Eka berkecimpung di dunia pendidikan. Dia ngajar.  

“Saya mengajar TK, lalu MI di Takeran. Setelah sarjana saya mengajar SMK di Caruban sampai 2019,” ungkapnya, akhir pekan lalu.

Lalu, suaminya meminta untuk pindah ke Magetan, karena alasan jarak tempuh.

“Suami merasa kasihan, saya harus bolak-balik Caruban Magetan. Akhirnya, saya melamar sebagai guru BK di SMK YKP dan diterima,” katanya.  

Eka mengaku berada di dunia kepemiluan, karena sebuah keresahan. Dia kemudian menjadi anggota Panwascam Takeran, lalu Komisioner Bawaslu Magetan hingga 2028.

“Saya sengaja. Istilahnya banting setir, karena resah. Perempuan ini kan kalau berbicara pemillu, selalu digaungkan. Ada kuota 30 persen. Jumlah pemilihnya yang besar hingga lebih dari separuh. Tapi, keaktifannya masih kurang. Saya mau perempuan berkontribusi, karena itu saya masuk dunia kepemiluan ini,” jelasnya.

Perempuan harus menjadi kunci, meski dalam banyak kesempatan selalu jadi minoritas. Pesan ini yang ingin disampaikan Eka dengan berkiprah di politik dan kepemiluan.

“Keterlibatan perempuan harus lebih. Misalnya kalau dalam pengawasan, bisa melakukan pengawasan partisipatif. Intinya perempuan harus lebih aktif,” katanya.

Eka menyadari konsekuensi profesinya sekarang berbeda jauh dengan ketika menjadi guru. Namun, dukungan keluarga menguatkannnya.

“Kalau soal sering ninggalin anak karena tugas, dari dulu sebetulnya. Tapi, gini suami mendukung asal saya bisa membagi waktu. Kami diskusikan hal ini jauh-jauh hari,” kata ibu tiga anak ini (satu anaknya meninggal saat usia 50 hari).

Satu hal, kata Eka, apapun akan mudah jika pekerjaan dilakukan dengan riang gembira. (rud/far/mk)

Berita Terkait

Hot this week

Ajukan Surat Pengunduran Diri, Pj Bupati Magetan Hergunadi Maju Pilkada

Magetan – Penjabat Bupati Magetan Hergunadi memastikan diri untuk...

Kwarcab Pramuka Magetan Utus Dua Anggota Ikuti Diklat Lanjutan Brigade Penolong Kwarda Jatim

Surabaya – Sebanyak dua utusan Kwartir Cabang (Kawrcab) Pramuka...

Perputaran Ekonomi Lebih Setengah Milyar, Pameran Tosan Aji Ditutup dengan Wayang Kulit

Pameran Tosan Aji Joyo Jayaning Nuswantoro 2024, yang digelar...

Sidak di Tiga Kecamatan, Tim Gabungan Pemkab dan Polres Magetan Temukan Kandang Ayam Gunakan Gas Melon

Magetan – Tim gabungan dari Diperindag, Disnakkan, Bidang Perekonomian...

Kampus Unesa Mau Buka, Satpol PP dan Damkar Magetan Merazia PSK

Maopasti - Sebanyak 10 PSK terjaring dalam razia yang...
-Advertisement-spot_img

Berita Terbaru

‘Nyawiji Budi Pakerti lan Budaya’, Gumregah Bersih Desa Kelurahan Kebonagung Magetan

Magetan - Pelaksanaan Bersih Desa Kelurahan Kebonagung, Magetan, makin...

Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0 Resmi Diluncurkan, Menteri AHY Harap Bisa Dorong Investasi dan Kepastian Hukum

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),...

Ini 7 Program Andalan Kakanwil BPN Jatim dalam 100 Hari Kerja

Surabaya - Kepala Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa...

Pj Bupati Magetan ‘Running’ Pilkada, Golkar Tetap Usung Bunda

Magetan – Mundurnya Hergunadi sebagai Pj Bupati Magetan untuk...
spot_img

Popular Categories