Kembang Mekar

Prajurit TNI AU ini Punya Penghasilan Rp 15 Juta Sebulan dari Ikan Koi

Magetan – Koi di Magetan tak hanya tersentra di Desa Sumberdodol, Panekan. Di kaki Gunung Bancak, Desa Sundul, Parang, ada satu peternak Koi yang telah meraup untung rerata Rp15 Juta per bulan.

Namanya, Samsul Arifin. Bujangan berusia 27 tahun ini menggeluti ikan Koi sejak 7 tahun silam.

“Hobi, Mas. Gara-gara lihat youtube awalnya,” katanya, Jumat (4/3/2022).

Hobi yang sudah bertahun-tahun itu tetap ditekuni hingga sekarang, di sela-sela kesibukan sebagai prajurit TNI AU yang berdinas di Depohar 60 Lanud Ishwahjudi dengan pangkat Pratu.

“Awalnya ya, tidak semudah sekarang. Dulu, kalau 300 ekor mati ya pernah, Namanya masih belajar,” kenangnya.

Meski ratusan mati, Samsul tak mau menyerah. Dia terus belajar. Sampai akhirnya dia menemukan triknya.

Menurut dia, kuncinya ada pada saat pertama kali memasukkan ikan ke dalam kolam.

“Jangan diberi makan dulu. Puasakan. Biasanya, kita gak sabar untuk segera memberi makan. Nah, padahal ini mula dari berbagai persoalan penyakit ikan karena ikan belum nyaman beradaptasi,” jelasnya berbagi trik memelihara ikan koi.

Samsul mengatakan memelihara Koi itu, antara lain menjaga air, filtrasi, dan pompa. “Tak harus jernih, syukur kalau bisa jernih, yang penting ikan harus nyaman.”

Samsul kini memiliki sekitar 10 ribu ikan Koi di 3 kolam tanah dan 5 kolam terpal dan beton. Samsul memiliki sekitra 50 indukan Koi berukuran 40-60 Sentimeter yang kesemuanya impor. Satu ekor Koi indukan impor itu, dulu dibeli bervariasi dari Rp 1-5 Juta.

Samsul memasarkan ikannya melalui sejumlah grup perpesanan Whatsapp yang beranggotakan dari Yogyakarta, Bandung, hingga Jakarta.

Hasilnya, sekitar Rp 15 Juta per bulan. “Bahkan pernah, pas ikut jualan lelang, sehari saya dapat 12 juta,” kata peternak yang sedikitnya meraih 8 delapan penghargaan dalam sejumlah festival Koi di luar kota itu.

Samsul berpesan memelihara Koi harus hobi, karena membutuhkan energi yang luar biasa banyak. “Uang gaji saya pernah habis dalam tiga hari untuk pakan. Meski Koi punya prospek yang bagus, kalau gak hobi jangan, haha,” pungkasnya. (far/mk)

Print Friendly, PDF & Email

Add Comment

Click here to post a comment