Selasa, 16 April 2024

Siswa Bendo Meninggal setelah Vaksinasi, Bukan karena Vaksin

Share:

Magetan – Dinas Kesehatan Kabupaten memastikan meninggalnya siswa MI Al-Abror, Bendo, Magetan, bukan karena vaksinasi. Plt. Kepala Dinas Kabupaten Magetan, Rohmat Hidayat, mengatakan tidak ada kaitan secara langsung meninggalnya siswa tersebut dengan vaksin.

“Kami melaksanakan vaksinasi sesuai SOP. Semua orang yang akan divaksin, di-screening. Setelah memenuhi kriteria baru divaksin. Setelah divaksin pun, diobservasi 15 sampai 30 menit. Semua proses itu dilakukan. Gejala yang muncul pada siswa tersebut sehari setelah divaksin. Jadi tidak ada keterkaitan langsung dengan vaksin. Untuk mengetahui pasti penyebabnya harus autopsi,” jelasnya, Senin (03/01/2022).

Rohmat menambahkan semua kejadian pasca-vaksinasi dilaporkan ke Komisi Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komda KIPI) Jawa Timur. “Komda KIPI menyatakan tidak ada kasus meninggal karena vaksinasi,” katanya.

Siswa kelas 4 MI Al-Abror, Bendo, M. Ramdan Zuhri, meninggal sehari setelah mengikuti vaksinasi di MI Belotan, pekan lalu. Siswa yang tinggal di Madiun itu, meninggal saat bermain game. Dia jatuh nggeblak, lalu kejang. Teman-teman bermainnya mengira sedang guyon. Sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa tak tertolong. (far/mk).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

━ berita terkait

636
Bupati Magetan 2024-2029 Pilihan Anda

━ berita terbaru

Ratusan Pemudik Magetan Balik Gratis ke Surabaya

Magetan - Sebanyak 350 pemudik di Magetan balik ke tujuan Surabaya dan sekitarnya. Mereka menumpang 7 bus yang disediakan Pemkab Magetan dalam program balik gratis.Jajaran...

Pj Bupati Magetan Berangkatkan 3 Bus Pemudik Balik ke Jakarta

Magetan – Kemarin, Sabtu (13/4/2024) hingga Senin (15/4/2024) diprediksi sebagai puncak arus balik Lebaran tahun ini. Di Magetan, sebanyak 3 bus rombongan pemudik yang balik...