Minggu, 14 Juli 2024

Tiang Utama Masjid Ki Mageti Berdiri

Magetan – Momen tahun baru Islam, 1 Muharram 1443 Hijriah menjadi sejarah bagi pembangunan Masjid Ki Mageti. 

Pembangunan masjid di Kebun Refugia di Jl Raya Plaosan tersebut memasuki tahap pendirian empat saka guru atau tiang utama. Saka guru tersebut “peninggalan” Masjid Agung Baitussalam Magetan. 

“Bertepatan dengan tahun baru Islam, supaya sinkron selain mendirikan bangunan, kita mendirikan ajaran Islam yang harus ditegakkan” terang Kepala Dinas PUPR Magetan, Muchtar Wahid, Selasa (10/8/2021).

Sebagai tanda syukur dan memulai pendirian saka guru Masjid Ki Mageti, dilaksanakan potong tumpeng oleh Bupati Suprawoto. Yang kemudian, diserahkan pada KH Unen An Nasyir. Pada kesempatan yang sama juga diserahkan sejumlah bantuan dari Korpri peduli kepada para pelaku usaha wisata Sarangan. 

Bupati Suprawoto menyampaikan apa yang sudah dirintis syiar Islam di Magetan, kewajiban kita melestarikan peninggalan sejarah. 

“Membangun masjid pasti jadi dan kita berharap agar masjid segera selesai dengan dukungan masyarakat. Nantinya akan memberikan multiplier effect yang luar biasa, akan banyak yang jualan, atau akan jadi tempat “jujugan” bagi para wisatawan” tutur Bupati Suprawoto.

Masjid Ki Mageti memiliki arsitektur khas Jawa yang berukuran luas 17 x 17 m. Dibangun menggunakan peninggalan saka guru Masjid Agung Baitussalam Magetan. Dalam waktu kurang lebih satu bulan proses membersihkan cat empat lapis pada saka guru setinggi sembilan meter agar didapat warna alami. (ant/mk)

Berita Terkait

Hot this week

Berita Terbaru

Popular Categories