Selasa, 25 Juni 2024

Transformasi Instalasi Holistik RSUD dr Sayidiman Magetan, Kini Bukan Lagi “Tim Pencabut Nyawa”

Magetan – Hari pertama, Ammar Syahmi, siswa SDN Selosari Magetan, menjalani rawat inap di RSUD dr Sayidiman, mendapat kunjungan dari Tim Instalasi Kedokteran Holistik.

Ada tiga orang. Dipimpin Uztaz Marsono, dari Kemenag Magetan. Tim ini memberikan penguatan kepada keluarga pasien untuk sabar menghadapi ujian dengan sakitnya anggota keluarga.

Berikutnya, Ustaz Marsono memimpin doa agar Ammar diberi segera diberi kesembuhan oleh Sang Pencipta.

Kepala Instalasi Kedokteran Holistik RSUD dr Sayidiman, Reza Yoga Ariyanto, mengatakan ada transformasi peran IKH saat ini. Dilakukan mulai Juli 2023. Transformasi ini dilakukan ada tidak ada kesan bahwa Tim IKH mendatangi pasien yang sedang dalam kondisi gawat.

“Dulunya kan kami datang memenuhi permintaan dari perawat di ruangan. Dan, memang sebagian besar ketika kondisi pasien sedang kritis. Sehingga, dulunya kesan yang muncul, wah tim holistik datang, pasien pasti dalam kondisi kritis. Sampai kami ini disebut tim pencabut nyawa, tak jarang setelah kami datang pasien kemudian meregang nyawa,” jelasnya.

Kini, atas persetujuan keluarga pasien, tim holistik datang ke ruangan pasien apapun kondisi pasien. Artinya, tak hanya ketika sedang kritis.

“Minimal satu kali kunjungan ke pasien,” katanya.

Instalasi Kedokteran Holistik RSUD dr Sayidiman berdiri sejak 2014. Awalnya, masih sebatas unit.

“Kami sekarang mengajukan pembaruan proposal ke Kemenag Magetan agar mendapat tambahan tim terutama dari yang di luar Islam dan Kristen. Kami membutuhkan rohaniawan dari semua agama agar dapat melayani semua pasien,” kata Reza.

Tim IKH RSUD dr Sayidiman, tak hanya melakukan kunjungan di ruangan pasien, tapi juga ke rumah pasien yang telah menjalani rawat inap.

Bulan ini, tim IKH datang ke dua warga yang telah menjalani rawat inap, yakni pasien thalassemia, dan pasien stroke. Selain memberikan dukungan moril, tim juga memberikan bantuan berupa fisioterapi dan alat bantu saat kunjungan ke rumah pasien pascaperawatan.

Direktur RSUD dr Sayidiman, Rochmad Santoso berharap layanan holistik bisa melengkapi upaya rumah sakit untuk membantu kesembuhan pasien. Medis dan non medis.

Dua hari setelah menjalani rawat inap di RSUD dr Sayidiman Magetan, Ammar anak kelas 1 SD itu, sembuh. (far/mk)

Berita Terkait

Hot this week

Pilkada Magetan, PAN Pastikan Jalan dengan Demokrat

Magetan – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Magetan memastikan...

Maju Pilkada Magetan, Nur Sodiq Sudah Daftar Cabup di Partai Gerindra

Magetan - Mohamad Nur Sodiq muncul sebagai wajah baru...

Direktur TWC Dikabarkan Maju Pilkada Magetan, Berikut Penjelasannya

Magetan – Setelah ada stagnasi perpolitikan pascapendaftaran cabup/cawabup, muncul...

Hari Raya Idul Adha, Nur Sodiq Pulkam, Kunjungi Pondok dan Berkurban

Magetan – Momentum Idul Adha 1445 H menjadi waktu...

Buka Komunikasi Politik, Kandidat Calon Bupati Magetan Nur Sodiq Temui Dua Ketua Partai

Magetan – Pelan-pelan, salah satu kandidat calon bupati Magetan...

Berita Terbaru

Jeneng, Jenang, dan Jaringan

DUA bulan lagi, pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil...

Pakai Anggaran Pusat, DPUPR Magetan Perbaiki Jalan Maospati-Bendo Mulai Juli

Magetan – Dinas PUPR Magetan akan memperbaiki jalan sepanjang...

Tepis Nyalon, Ketua AKD Magetan: AKD akan Ambil Peran untuk Sukseskan Pilkada 2024

Magetan – Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Magetan bertekad...

Popular Categories