Peristiwa

Usai Dilantik, Sebagian Anggota PPS Bukannya Kerja tapi Berangkat Demo ke Jakarta

Magetan – Lebih dari 500 perangkat desa dari 207 desa di Magetan, hari ini, Selasa (24/1/2023) berangkat ke Jakarta untuk berdemonstrasi.

Perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) akan bergabung ke acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) III di Jakarta. Dalam acara itu, PPDI akan menggelar aksi di Gedung DPR, Senayan.

“Tujuannya sebagai aksi solidaritas atas maraknya pemecatan non prosedural perangkat desa yang terjadi saat ini di luar Jawa dan Madura. PPDI menuntut pemerintah untuk mengeluarkan regulasi agar tak mudah ada pemecatan pamong desa,” kata Ketua PPDI Magetan, Nanang Ari Purnomo dalam rilisnya.

Tuntutan lain, PPDI juga menolak wacana masa jabatan perangkat desa akan disamakan dengan kepala desa yakni 9 tahun.

Sebagian dari perangkat desa yang berangkat ke Jakarta ini adalah PPS yang baru saja dilantik. Baru dilantik, bukannya langsung kerja tapi ditinggal demo. KPU telah meminta PPS yang baru dilantik untuk segera bekerja dan siaga 24 jam.

“Tahapan ini sudah sangat ketat, jadi harus bekerja keras sesuai tahapan,” kata Sekretaris KPU Jatim, Nanik Karsini.

Ketua KPU Magetan, Fahrudin mengaku belum mendata siapa saja PPS yang tergabung dalam PPDI yang berangkat ke Jakarta.

“PPS ini kan ada 3 di setiap desa. Mudah-mudahan, tidak tiga-tiganya berangkat ke Jakarta,” katanya.

Sebanyak 705 PPS dilantik di GOR Ki Mageti. Mereka terpilih dari 2146 pendaftar pada seleksi sejak Desember tahun lalu. PPS ini diharapkan menjadi ujung tombak pelaksanaan Pemilu 2024. (rud/mk)

Print Friendly, PDF & Email
Tags

Add Comment

Click here to post a comment