Warga Desa Sumberagung Antusias Hadiri Acara Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal Satpol PP dan Damkar Magetan

Plaosan – Sosialisasi gempur rokok ilegal terus dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Magetan. Kali ini, sosialisasi dilakukan di Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan, Minggu malam (13/8/2023).

Kecamatan Plaosan menjadi titik ke-14 dari 18 Kecamatan sosialisasi kepada masyarakat terkait peredaran rokok ilegal. Dengan itu, masih tersisa 4 Kecamatan yang telah diagendakan Satpol PP dan Damkar Magetan untuk terus memberi edukasi kepada masyarakat tentang bahaya dan sanksi peredaran rokok ilegal di Magetan.

“Ini titik ke-14 sosialisasi kami lakukan di Kecamatan Plaosan. Selanjutnya, empat kecamatan yaitu Kecamatan Parang, Sidorejo, Lembeyan dan Kawedanan. Insya Allah dari 18 Kecamatan di Magetan, sosialisasi tahun ini akan selesai di bulan September mendatang,” jelas Gunendar, Kabid Penegakan Peraturan Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Magetan.

Dalam setiap kegiatan sosialisasi yang dilakukan, selalu menampilkan pertunjukan seni. Seperti pada sosialisasi di kali ini, Seni Reog dan Pagelaran Wayang Kulit ditampilkan untuk menarik minat masyarakat.

“Kesenian lokal selalu kami adakan setiap sosialisasi. Selain untuk menarik antusias masyarakat, diharapkan perekonomian di sekitar seperti UMKM juga ikut bergerak,” tambahnya.

Strategi tersebut nampakya membuahkan hasil. Hal itu terlihat saat sesi tanya jawab terkait talkshow yang dilakukan. Masyarakat yang hadir niatnya ingin melihat hiburan seperti wayang, namun di dalamnya juga mendapat edukasi tentang bahaya peredaran rokok ilegal.

“Saya ke sini tadi niatnya ingin melihat wayang. Ternyata ada acara talkshow juga. Terima kasih pak, dengan acara ini akhirnya saya tahu dan mendapat ilmu tentang bahayanya peredaran rokok ilegal. Kebetulan saya juga pedagang, jadi kedepannya saya akan lebih berhati-hati ketika berjualan rokok,” ucap Setyawan, warga Desa Sumberagung.

Hal senada disampaikan Madi, masyarakat sekitar yang turut hadir dalam sosialisasi. Menurutnya, sebelumnya dirinya tidak tau dengan adanya acara sosialisasi tersebut. Madi hanya ingin melihat pagelaran wayang kulit yang di adakan di Desa Sumberagung.

“Awalnya cuma ingin lihat wayang. Kok ada pak Bupati dan para pejabat memberi penjelasan tentang rokok ilegal. Ini bagus, saya lihat wayang bonusnya dapat ilmu juga mas. Ternyata ngerti juga sanksi tentang rokok ilegal ini,” tutur Madi. (adv/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Hot this week

PKB Ajukan Riyin Nur Asiyah Jadi Plt. Ketua DPRD Magetan

Magetan – Pengisian Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Magetan...

Batu Nisan Makam Ki Mageti Dicuri, Bupati Magetan Prihatin dan Minta Perketat Pengawasan

Magetan – Bupati Magetan Nanik Sumantri meminta penjaga makam...

Fashion Show Batik Bambu 2026, Tiara Ramadhani Pelajar SMAN 1 Maospati Raih Juara III

Magetan – Pelajar SMAN 1 Maospati (Smanti), Tiara Ramadhani,...

5 Alasan Utama Mengapa Smartphone Nubia di Blibli Menjadi Pilihan Terbaik untuk Anda

Saat ini, memilih smartphone yang sesuai kebutuhan bisa terasa...

Sudah Hampir Dua Bulan Belum Usulkan Plt Ketua DPRD, PKB Magetan: Tidak Lama Lagi

Magetan – Sudah hampir dua bulan, Partai Kebangkitan Bangsa...

Terbaru

PKB Ajukan Riyin Nur Asiyah Jadi Plt. Ketua DPRD Magetan

Magetan – Pengisian Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Magetan...

Batu Nisan Makam Ki Mageti Dicuri, Bupati Magetan Prihatin dan Minta Perketat Pengawasan

Magetan – Bupati Magetan Nanik Sumantri meminta penjaga makam...

Fashion Show Batik Bambu 2026, Tiara Ramadhani Pelajar SMAN 1 Maospati Raih Juara III

Magetan – Pelajar SMAN 1 Maospati (Smanti), Tiara Ramadhani,...

5 Alasan Utama Mengapa Smartphone Nubia di Blibli Menjadi Pilihan Terbaik untuk Anda

Saat ini, memilih smartphone yang sesuai kebutuhan bisa terasa...

Popular Categories