Peristiwa

Waspada, Fenomena Gunung Es Kasus HIV/AIDS di Magetan

Magetan – Aktivis Perempuan dan Anak, Desi Tries mengingatkan untuk mewaspadai fenomena gunung es kasus HIV/AIDS di Magetan.

Menurut perempuan yang tergabung dalam Jaringan Indonesia Positif itu, jumlah kasus HIV/AIDS di Magetan jauh lebih banyak dari data yang disebut Pemkab Magetan.

“Walaupun menurut pelaporan dinkes kasus HIV dan angka ODHA di Magetan dianggap tidak banyak, tetapi pertumbuhannya ibarat fenomena gunung es,” katanya, Minggu (23/1/2021).

Desi menjelaskan beberapa kasus HIV/AIDS baru ketahuan ketika ada pemeriksaan pada ibu hamil. “Saya mendampingi kasus yang ada di Sidorejo. Sebagian besar kasus di Magetan sudah masuk AIDS. Nah, ini ketahuan ketika ada pemeriksaan kan,” paparnya.

Data dinkes Magetan menyebutkan ada 69 kasus baru di tahun 2021, 10 merupakan ibu hamil yang ketahuan HIV saat pemeriksaan kehamilan.

Desi mengatakan PR kasus HIV/AIDS di Magetan tidak hanya data, jumlah, dan fenomena gunung es, stigma terhadap ODHA juga masih kuat.

“Akibatnya, mereka juga agak sulit dan tidak terbuka. Saat kita dampingi alasan takut tetangga. Kalau ketahuan bisa diusir masyarakat. Ini pekerjaan berat di Magetan untuk menghapus stigma terhadap ODHA.”

Tak hanya itu, pelayanan kesehatan terhadap ODHA juga tak memadai. Alasannya, RS daerah belum bisa melayani ODHA yg melahirkan.

“Belum lagi terhadap kami, ketika kami ingin berkolaborasi untuk menanggulangi kasus HIV, dianggap orang asing yang mengobok-obok. Padahal, kami mau membantu ODHA agar lebih berdaya, mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap ODHA,” katanya. (far/MK)

Print Friendly, PDF & Email

Add Comment

Click here to post a comment